Green Policing di Jantung Sejarah Pulau Buru, IPTU Rizky Ajak Masyarakat Rawat Situs Makam Badang Perkasa

Green Policing di Jantung Sejarah Pulau Buru, IPTU Rizky Ajak Masyarakat Rawat Situs Makam Badang Perkasa. (FOTO: IST/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian warisan sejarah diwujudkan Polsek Buru Polres Karimun melalui aksi Green Policing di kawasan Situs Cagar Budaya Makam Badang Perkasa, Pulau Buru, Jumat (6/11/2026).

Dipimpin langsung Kapolsek Buru IPTU Rizky Yudianto, kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu melibatkan personel Polsek Buru bersama staf Kelurahan Buru.

Bacaan Lainnya

Mereka bergotong royong membersihkan sampah, merapikan lingkungan, serta menata kawasan sekitar situs bersejarah tersebut.

Aksi ini merupakan bentuk dukungan terhadap Program Quick Win 1.5 Kapolri, sekaligus memperkuat peran kepolisian dalam membangun kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Kapolsek Buru IPTU Rizky Yudianto menegaskan, Green Policing tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan seremonial atau aksi bersih-bersih sesaat.

Lebih dari itu, gerakan tersebut menjadi sarana membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan dan merawat situs cagar budaya merupakan tanggung jawab bersama.

“Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, termasuk menjaga kawasan cagar budaya agar tetap bersih, asri, dan terawat. Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegas IPTU Rizky.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi elemen penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan kali ini, tetapi tumbuh menjadi budaya gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui aksi tersebut, Polsek Buru ingin menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat juga berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan serta pelestarian nilai-nilai sejarah.

Situs Makam Badang Perkasa bukan sekadar kawasan bersejarah, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang perlu dijaga bersama agar tetap lestari bagi generasi mendatang. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses