Kolaborasi Global Eyeglass Ministry dan Pemkab Karimun Hadirkan Harapan Lewat Kacamata Gratis

Kolaborasi Global Eyeglass Ministry dan Pemkab Karimun Hadirkan Harapan Lewat Kacamata Gratis

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Sebuah inisiatif kemanusiaan lintas negara resmi bergulir di Kepulauan Riau. Global Eyeglass Ministry, organisasi nirlaba asal Amerika Serikat yang berfokus pada kesehatan penglihatan, menjalin sinergi strategis dengan Gereja Bethel Indonesia (GBI) dan Pemerintah Kabupaten Karimun untuk menyelenggarakan bakti sosial pemeriksaan mata serta distribusi kacamata gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Mengusung tema “Melihat dengan Jelas, Hidup Lebih Berkualitas,” program ini menjadi manifestasi nyata kepedulian terhadap kualitas hidup warga, khususnya mereka yang terkendala masalah penglihatan namun memiliki akses terbatas ke layanan kesehatan mata profesional.

Bacaan Lainnya

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menyambut hangat inisiatif ini. Dalam pernyataannya, beliau menekankan bahwa bantuan ini bukan sekadar alat bantu penglihatan, melainkan investasi sosial yang krusial bagi produktivitas masyarakat.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Global Eyeglass Ministry dan GBI atas dedikasi ini. Bantuan pemeriksaan dan pemberian kacamata secara cuma-cuma ini adalah langkah nyata dalam meringankan beban ekonomi masyarakat. Kami berharap, dengan penglihatan yang lebih baik, warga kita dapat beraktivitas dengan lebih optimal dan produktivitas mereka meningkat,” ujarnya.

Perwakilan dari Global Eyeglass Ministry menyatakan bahwa misi ini didasari oleh keyakinan bahwa penglihatan yang jernih adalah hak dasar setiap manusia yang berdampak pada martabat dan kemandirian seseorang.

“Kami datang ke Karimun dengan tujuan sederhana namun mendalam: memastikan setiap orang, tanpa memandang latar belakang ekonomi, memiliki kesempatan yang sama untuk melihat dunia dengan jelas. Ini adalah bentuk cinta kasih yang melintasi batas geografis,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, pihak GBI sebagai mitra strategis lokal menegaskan komitmen gereja untuk menjadi berkat bagi sesama.

“Kolaborasi ini adalah wujud nyata kasih yang bekerja. Kami sangat bersyukur dapat menjadi jembatan bagi masyarakat Karimun untuk mendapatkan akses kesehatan mata yang berkualitas. Harapan kami, kegiatan ini mampu menyentuh mereka yang paling membutuhkan dan membawa perubahan positif bagi kehidupan sehari-hari mereka,” ujarnya.

Komitmen Global Eyeglass Ministry dalam bakti sosial ini terlihat dari dukungan infrastruktur medis yang mereka bawa. Untuk menjamin akurasi pemeriksaan di lapangan, mereka telah menyediakan peralatan mutakhir berupa satu unit autorefractor dan perangkat komputer pendukung.

Tak hanya itu, organisasi tersebut mendonasikan bantuan logistik berskala besar yang terdiri dari 4.680 pasang kacamata rekondisi yang terbagi dalam enam koper besar, serta tambahan 500 pasang kacamata baca.

Pihak penyelenggara menegaskan komitmen mereka bahwa seluruh layanan pemeriksaan dan pemberian kacamata tersebut diberikan sepenuhnya secara cuma-cuma.

Rangkaian pelayanan kasih ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, dengan rincian jadwal sebagai berikut:
▪︎ Senin, 13 Juli 2026: GBI TG Balai
▪︎ Selasa, 14 Juli 2026: Sei Asam
▪︎ Rabu, 15 Juli 2026: GBI TG Batu
▪︎ Kamis, 16 Juli 2026: GBI Moro

Pihak penyelenggara mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melewatkan kesempatan ini.

Warga diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan mengajak keluarga, kerabat, maupun tetangga yang membutuhkan agar dapat menikmati penglihatan yang lebih jernih dan menatap masa depan dengan lebih baik. [Nov]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses