KARIMUN | WARTA RAKYAT – Pemerintah Kabupaten Karimun menggelar rangkaian kegiatan khidmat dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Karimun ke-198, Jumat (1/5/2026).
Tanggal 1 Mei ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Karimun, merujuk pada dimulainya pemerintahan (pentadbiran) Karimun pada 1 Mei 1828.
Peringatan ini menegaskan akar sejarah panjang Bumi Berazam, yang pada 1 Mei 2026 memperingati usianya yang ke-198, mencerminkan refleksi sejarah dan arah pembangunan daerah
Acara yang dimulai dengan salat Subuh berjamaah dan doa bersama untuk para arwah raja-raja dan amir terdahulu, serta ziarah makam sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah daerah.
Bupati Karimun, Iskandarsyah, menekankan pentingnya memaknai sejarah panjang Karimun yang telah eksis sejak masa Kesultanan Riau-Lingga hingga pembentukan administrasi modern.
“Komitmen pemerintah untuk menjalankan amanah Perda terkait penetapan hari jadi ini sebagai bentuk penghormatan terhadap jati diri daerah,” tegasnya.
Bupati Iskandarsyah, menyampaikan di sektor pembangunan, Karimun bersiap menjadi pusat energi nasional dan menyukseskan program strategis negara, yang akan diperkuat melalui rencana kunjungan Menteri ESDM dalam waktu dekat.
Selain itu, Bupati menggarisbawahi bahwa harmoni dalam keberagaman masyarakat multikultural di Karimun merupakan modal utama kekuatan daerah.
Kembali Bupati Iskandarsyah, menegaskan bahwa semangat para pejuang masa lalu harus ditumbuhkan kembali demi membangun Kabupaten Karimun yang dicintai.
Kemudian, penguatan identitas “Bangsa Melayu” yang inklusif bagi seluruh suku, persiapan Karimun sebagai pusat ketahanan energi nasional, serta penataan format peringatan hari jadi yang lebih jelas menjadi langkah strategis pemerintah dalam menjaga nilai-nilai sejarah sekaligus menyongsong kemajuan di masa depan.






