KARIMUN | WARTA RAKYAT – Dukungan terhadap suksesnya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XVIII Kabupaten Karimun Tahun 2026 tidak hanya hadir di panggung perlombaan.
Perumda Tirta Mulia Karimun mengambil langkah konkret dengan memperkuat kesiapan pelayanan dan memastikan pasokan air bersih di lokasi utama kegiatan tetap terjaga.
Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun, Ferry Kurniawan, menginstruksikan penambahan jam operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pongkar hingga pukul 22.00 WIB, dari sebelumnya beroperasi pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
Penyesuaian operasional tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan air bersih selama berlangsungnya MTQ XVIII, khususnya di GOR Indoor Badang Perkasa, Kecamatan Tebing.
Ferry menjelaskan, GOR Indoor Badang Perkasa merupakan pelanggan Perumda Tirta Mulia Karimun dari golongan instansi. Pasokan air untuk lokasi tersebut bersumber dari IPA Pongkar yang mengolah air baku Waduk Pongkar II.
“Pelaksanaan MTQ merupakan agenda penting daerah yang membutuhkan dukungan seluruh pihak. Karena itu, kami melakukan penyesuaian jam operasional produksi hingga pukul 22.00 WIB agar kebutuhan air bersih di lokasi kegiatan dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Ferry, Minggu (8/11).
Tak hanya memperpanjang jam produksi, Ferry juga menginstruksikan jajaran teknis untuk meningkatkan kesiapsiagaan selama perhelatan berlangsung.
Personel teknis disiagakan di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan distribusi maupun kendala pelayanan.
Tim operasional produksi juga dipastikan siaga guna menjaga kesinambungan proses pengolahan air bersih.
Menurut Ferry, dukungan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pelayanan publik yang tidak sebatas memenuhi kebutuhan pelanggan sehari-hari, tetapi juga mengambil peran dalam menyukseskan agenda strategis pemerintah daerah.
“Kami ingin memastikan pelayanan air bersih tetap berjalan optimal selama MTQ berlangsung. Jika terjadi kendala teknis, personel sudah disiapkan agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” tegasnya.
MTQ XVIII Kabupaten Karimun Tahun 2026 berlangsung pada 7–11 November dengan Kecamatan Tebing sebagai tuan rumah.
Perhelatan ini menjadi momentum syiar Islam sekaligus agenda kebersamaan masyarakat Kabupaten Karimun.
Ferry berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa terkendala persoalan kebutuhan air bersih.
Langkah penambahan jam operasional dan penguatan personel tersebut menjadi bagian dari upaya Perumda Tirta Mulia Karimun menjaga keandalan layanan sekaligus mendukung kelancaran penyelenggaraan MTQ XVIII.
Di balik kemeriahan panggung MTQ, kesiapan infrastruktur pelayanan publik menjadi bagian penting yang turut menentukan kelancaran sebuah perhelatan daerah. (Nov)






