Bupati Iskandarsyah Dorong MTQ XVIII Jadi Motor Ekonomi Karimun, UMKM Didorong Naik Kelas hingga KUR Bunga 0 Persen

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, bersama Wakil Bupati Rocky M Bawole, jajaran pejabat daerah, dan tamu undangan berfoto bersama usai pembukaan MTQ XVIII Tingkat Kabupaten Karimun Tahun 2026 di GOR Indoor Badang Perkasa, Sabtu (7/11/2026) malam. (FOTO: EKA PROKOPIM/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XVIII Kabupaten Karimun Tahun 2026 tidak hanya diarahkan sebagai panggung syiar Islam, tetapi juga momentum menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, mendorong agar perhelatan keagamaan tersebut memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bacaan Lainnya

Pesan tersebut disampaikan Ing Iskandarsyah saat membuka MTQ XVIII Kabupaten Karimun, Sabtu (7/11/2026) malam, di Astaka Utama GOR Indoor Badang Perkasa.

Menurut Bupati, aktivitas MTQ yang berlangsung di sejumlah lokasi perlombaan harus mampu menciptakan peluang ekonomi bagi pelaku UMKM, mulai dari peningkatan penjualan hingga pengembangan kapasitas produksi.

“Pelaksanaan MTQ ini kita harapkan tidak hanya menyemarakkan syiar Islam, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kita ingin UMKM ikut bergerak, meningkatkan penjualan, mengembangkan produksi, dan terus naik kelas,” ujar Ing Iskandarsyah.

Ia juga menyinggung dukungan DPRD Kabupaten Karimun terhadap upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Salah satu langkah yang didorong adalah keterlibatan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Tuah Karimun dalam memberikan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 0 persen bagi pelaku UMKM.

“Dengan dukungan DPRD, kita dorong BPR Tuah Karimun agar dapat membantu usaha kecil dan menengah melalui akses pembiayaan dengan bunga nol persen. Harapannya, pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usahanya,” ungkapnya.

Pembukaan MTQ XVIII ditandai dengan penyerahan piala bergilir MTQ Kabupaten Karimun dan pemukulan beduk oleh Bupati.

Mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an, dalam Harmoni Menuju Karimun yang Maju, Sejahtera dan Berbudaya”, MTQ XVIII berlangsung selama lima hari, 7–11 November 2026.

Pembukaan turut dihadiri Staf Khusus Gubernur Kepulauan Riau Bidang Kesejahteraan Rakyat, Keagamaan, serta Percepatan Pembangunan dan Investasi, Nurdin Basirun, Wakil Bupati Karimun, Rocky M Bawole, Ketua Harian LPTQ Provinsi Kepulauan Riau, Hamdarlin Umar, unsur FKPD, pimpinan OPD, anggota DPRD Kepri dan Karimun, Ketua BAZNAS, Ketua MUI, para camat, lurah, kepala desa, serta masyarakat.

Melalui penyelenggaraan MTQ XVIII, Pemkab Karimun berharap dua agenda besar dapat berjalan beriringan, yakni memperkuat kehidupan religius masyarakat sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

Syiar Al-Qur’an bergema, UMKM bergerak, dan manfaat pembangunan diharapkan dirasakan langsung oleh masyarakat. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses