Bupati Ing Iskandarsyah Buka POSEM CUP II, Tegaskan Sepak Bola Desa Jadi Motor Sport Tourism dan Ekonomi Karimun

Bupati Ing Iskandarsyah Buka POSEM CUP II, Tegaskan Sepak Bola Desa Jadi Motor Sport Tourism dan Ekonomi Karimun. (FOTO: NOV/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, resmi membuka Turnamen Sepak Bola POSEM CUP II Desa Selat Mendaun, Kecamatan Selat Gelam, Minggu (8/11/2026) siang.

Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, turnamen ini didorong menjadi ruang pembinaan atlet muda sekaligus penggerak ekonomi masyarakat dan potensi sport tourism di wilayah kepulauan.

Bacaan Lainnya

Pembukaan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Datuk Usman Fajar, Dusun I, Desa Selat Mendaun.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Balai AKP Bakri, sejumlah Pimpinan OPD, Anggota DPRD Karimun Efrizal, Kepala Desa Selat Mendaun Ruslan, Bos DANU FC yang juga Ketua GP Ansor Karimun Yusriadi, pimpinan organisasi masyarakat dan kepemudaan, serta masyarakat.

Bupati Ing Iskandarsyah menegaskan bahwa turnamen sepak bola di wilayah desa dan pulau-pulau memiliki nilai strategis.

Selain mempererat silaturahmi antardaerah, kegiatan olahraga juga mampu menggerakkan sektor UMKM dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah melihat olahraga sebagai salah satu pintu untuk memperkuat sektor pariwisata, khususnya melalui konsep sport tourism yang berjalan beriringan dengan heritage tourism berbasis kearifan lokal.

“Turnamen seperti ini jangan hanya dilihat sebagai pertandingan sepak bola. Ada dampak ekonomi yang bisa dirasakan masyarakat, terutama pelaku UMKM. Ketika tim dan masyarakat dari berbagai daerah datang, aktivitas ekonomi ikut bergerak,” ujar Bupati Ing Iskandarsyah.

Bupati juga menekankan pentingnya kompetisi di tingkat desa dan kecamatan sebagai ruang pembinaan serta penjaringan bibit-bibit unggul sepak bola sejak usia dini.

Karimun, lanjutnya, memiliki potensi besar untuk mengembangkan kegiatan olahraga sebagai daya tarik daerah.

Kehadiran peserta dari Balat, Tanjung Batu, Buru, dan berbagai wilayah lainnya menjadi peluang memperluas pergerakan ekonomi sekaligus memperkenalkan potensi daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Kadar, menjelaskan POSEM CUP II diikuti tim dari delapan kecamatan.

Sejumlah peserta berasal dari wilayah Pulau Karimun, termasuk Kecamatan Belat, Buru, Kundur Barat, dan Selat Gelam.

Turnamen berlangsung selama kurang lebih 35 hari, mulai 8 November hingga 12 Desember 2026.

Penyelenggaraan edisi kedua ini sekaligus menjadi momentum kebangkitan kompetisi yang sempat vakum sejak 2005.

Setelah hampir 21 tahun terhenti, POSEM CUP kembali digelar untuk menghidupkan gairah sepak bola dan memperkuat persaudaraan antarkawasan.

Panitia menyiapkan hadiah masing-masing Rp20 juta bagi juara pertama, Rp15 juta juara kedua, Rp10 juta juara ketiga, dan Rp7 juta juara keempat.

Penghargaan individu juga diberikan untuk kategori top scorer, penyelamatan terbanyak, dan pemain terbaik.

Kembalinya POSEM CUP II menjadi gambaran bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan investasi.

Melalui olahraga, desa-desa di Karimun juga memiliki peluang membangun prestasi, menggerakkan ekonomi rakyat, serta memperkuat daya tarik pariwisata daerah. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses