KARIMUN | WARTA RAKYAT – Komitmen membangkitkan gairah sepak bola daerah kembali ditunjukkan Bos DANU FC yang juga Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Karimun, Yusriadi.
Dukungan nyata diberikan melalui sumbangan sebesar Rp10 juta untuk menyukseskan Turnamen Sepak Bola POSEM CUP II Desa Selat Mendaun, Kecamatan Selat Gelam.
Turnamen tersebut resmi dibuka di Lapangan Sepak Bola Datuk Usman Fajar, Dusun I, Desa Selat Mendaun, Minggu (8/11/2026) siang.
Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri Bupati Karimun Ing Iskandarsyah, Anggota DPRD Karimun Efrizal, Kepala Desa Selat Mendaun Ruslan, pimpinan organisasi masyarakat dan kepemudaan, serta masyarakat.
Dukungan Yusriadi menjadi bagian penting dalam mendorong tumbuhnya kembali kompetisi sepak bola lokal sekaligus membuka ruang bagi talenta-talenta muda untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi.
Sebagai Bos DANU FC, Yusriadi dikenal memiliki perhatian terhadap perkembangan sepak bola lokal.

Komitmen tersebut juga berjalan seiring dengan kiprahnya memimpin GP Ansor Kabupaten Karimun yang aktif menggerakkan kegiatan olahraga dan turnamen, di antaranya GP Ansor Pemda Karimun Cup I 2026 dan Silaturahmi Mini Soccer Baran I Cup.
Yusriadi menegaskan, olahraga, khususnya sepak bola, harus terus mendapat ruang dan dukungan bersama.
“Selain menjadi sarana kompetisi, turnamen juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, serta menjaring pemain-pemain muda potensial yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Karimun,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana POSEM CUP II, Kadar, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Yusriadi selaku Bos DANU FC atas dukungan dan kontribusi sebesar Rp10 juta bagi penyelenggaraan turnamen tersebut.
Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi energi besar bagi panitia untuk menghidupkan kembali kompetisi yang telah lama dinantikan masyarakat.
Kadar menjelaskan, POSEM CUP II diikuti tim-tim dari delapan kecamatan, termasuk empat kecamatan di wilayah Pulau Karimun, yakni Belat, Buru, Kundur Barat, dan Selat Gelam.
Kompetisi berlangsung mulai 8 November hingga 12 Desember 2026, dengan total penyelenggaraan sekitar 35 hari.
Menariknya, turnamen ini memiliki nilai historis tersendiri. Setelah sempat vakum sejak 2005 atau hampir 21 tahun, POSEM CUP akhirnya kembali bergulir melalui edisi kedua pada 2026.
Panitia juga menyiapkan total hadiah yang cukup kompetitif, yakni Rp20 juta untuk juara pertama, Rp15 juta juara kedua, Rp10 juta juara ketiga, dan Rp7 juta juara keempat.

Selain itu, penghargaan individu turut disiapkan bagi pencetak gol terbanyak (top scorer), penyelamatan terbanyak, serta pemain terbaik.
Kembalinya POSEM CUP II bukan sekadar menghadirkan persaingan di lapangan hijau.
Lebih dari itu, turnamen ini menjadi momentum menghidupkan kembali tradisi sepak bola desa, memperkuat persaudaraan antarkecamatan, sekaligus membuka peluang lahirnya talenta-talenta baru dari Kabupaten Karimun.
Dukungan Bos DANU FC Yusriadi menjadi salah satu bukti bahwa kebangkitan sepak bola daerah membutuhkan kepedulian, kolaborasi, dan aksi nyata dari berbagai elemen masyarakat. (Nov)






