PLN Pelihara PLTU 1 dan 2 Selama Sebulan, Daya Mampu Pasok Listrik Karimun Turun 5,5 MW

PLN Pelihara PLTU 1 dan 2 Selama Sebulan, Daya Mampu Pasok Listrik Karimun Turun 5,5 MW. (FOTO: IST/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT – PT PLN (Persero) ULP Tanjung Balai Karimun melakukan pemeliharaan berkala terhadap PLTU Tanjung Balai Karimun Unit 1 dan 2 mulai awal November 2026.

Langkah strategis ini dilakukan untuk menjaga keandalan pembangkit sekaligus memastikan kualitas pasokan listrik Kabupaten Karimun dalam jangka panjang.

Bacaan Lainnya

Pemeliharaan yang meliputi Maintenance Outage dan Pemeliharaan P0 tersebut diperkirakan berlangsung sekitar satu bulan.

Selama pekerjaan berlangsung, daya mampu pasok sistem kelistrikan Karimun mengalami penurunan sebesar 5,5 MW, dari sebelumnya 42,2 MW menjadi 36,7 MW.

Dengan beban puncak tertinggi mencapai 36,1 MW, ruang cadangan daya sistem menjadi relatif terbatas.

Kondisi ini menuntut pengelolaan operasional pembangkit dan distribusi listrik secara cermat agar kebutuhan masyarakat tetap terlayani.

Manager PT PLN (Persero) ULP Tanjung Balai Karimun, Suheri, menegaskan bahwa pemeliharaan tersebut merupakan bagian penting dari upaya menjaga performa dan keberlanjutan sistem kelistrikan di Karimun.

“Pemeliharaan berkala ini sangat krusial dilakukan untuk menjamin keandalan dan kualitas pasokan listrik di Kabupaten Karimun ke depannya. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul serta memohon dukungan dan pengertian masyarakat selama pekerjaan berlangsung,” ujarnya, Senin (2/11).

Suheri menyampaikan, untuk mengantisipasi potensi gangguan keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik, PLN telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi.

Di antaranya manajemen beban secara terukur dan efisien serta mengimbau pelanggan yang memiliki sumber listrik mandiri (captive power) agar siap mengoperasikan genset apabila sewaktu-waktu terjadi defisit daya pada sistem utama.

“PLN juga mengajak masyarakat menggunakan energi listrik secara bijak dan efisien selama masa pemeliharaan,” tambah Suheri.

Melalui langkah antisipatif tersebut, PLN berupaya menjaga stabilitas sistem kelistrikan Karimun di tengah keterbatasan daya sementara.

Informasi terbaru mengenai kondisi operasional pembangkit dan pasokan listrik akan disampaikan melalui saluran komunikasi resmi PLN.

“Pemeliharaan hari ini menjadi bagian dari investasi keandalan listrik Karimun untuk masa mendatang,” pungkas Suheri. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses