Kasat Narkoba hingga Kapolsek Tebing dan Moro Berganti, Kapolres Karimun Tekankan Profesionalisme dan Kinerja

Kasat Narkoba hingga Kapolsek Tebing dan Moro Berganti, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Kinerja. (FOTO: IST/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Polres Karimun melakukan penyegaran pada tiga jabatan strategis, yakni Kasat Narkoba, Kapolsek Tebing, dan Kapolsek Moro.

Pergantian tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri untuk memperkuat soliditas serta meningkatkan kualitas pelayanan dan penegakan hukum di wilayah Kabupaten Karimun.

Bacaan Lainnya

Upacara serah terima jabatan (sertijab) dipimpin langsung Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, di Rupatama Polres Karimun, Senin (2/11/2026).

Mutasi berdasarkan Surat Telegram Kapolda Kepulauan Riau tertanggal 23 Oktober 2026 tersebut mencakup tiga posisi penting.

Jabatan Kasat Narkoba diserahterimakan dari AKP Haris Baltasar Nasution kepada IPTU Ahmad Nasal Harahap. Selanjutnya, jabatan Kapolsek Tebing berganti dari AKP Sungkun Kaban kepada IPTU Andria.

Sementara jabatan Kapolsek Moro diserahterimakan dari IPTU Muhammad Jamil kepada IPTU Apriusman.

Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani menegaskan, mutasi jabatan bukan sekadar rotasi personel, melainkan bagian dari pembinaan karier sekaligus amanah institusi yang harus dijawab dengan kinerja dan tanggung jawab.

“Serah terima jabatan bukan sekadar pergantian posisi, tetapi juga bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berharap pejabat baru segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, serta meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

AKBP Yunita menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polres Karimun.

“Kepada pejabat baru mampu membawa semangat dan peningkatan kinerja di satuan masing-masing,” harapnya.

Usai upacara sertijab, kegiatan dilanjutkan dengan acara kenal pamit di Gedung Catur Prasetya Polres Karimun.

Pergantian tiga jabatan tersebut diharapkan semakin memperkuat efektivitas organisasi, khususnya dalam pemberantasan narkotika, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta peningkatan kualitas pelayanan kepolisian.

Rotasi jabatan bukan sekadar pergantian personel, melainkan momentum memperkuat komitmen institusi dalam menghadirkan kepolisian yang profesional, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses