KARIMUN | WARTA RAKYAT – Pemerintah Kabupaten Karimun mempertegas komitmennya membangun pendidikan yang merata dan berkeadilan.
Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), sebanyak 8.448 pasang seragam sekolah gratis disiapkan bagi murid kelas I SD negeri dan swasta se-Kabupaten Karimun tahun ajaran 2026/2027.
Program prioritas Bupati Karimun Ing Iskandarsyah bersama Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole tersebut bukan sekadar bantuan perlengkapan sekolah, melainkan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar pendidikan sekaligus upaya meringankan beban ekonomi keluarga.
Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Ing Iskandarsyah di SDN 004 Karimun, kemudian berlanjut ke SDN 008 Tebing, SDN 010 Meral, dan SDN 002 Meral Barat.
Pada tahap penyerahan di empat sekolah tersebut, bantuan menjangkau 268 murid baru, masing-masing SDN 004 Karimun sebanyak 56 siswa, SDN 008 Tebing 64 siswa, SDN 010 Meral 55 siswa, dan SDN 002 Meral Barat 93 siswa.
Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menegaskan program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat dukungan terhadap generasi masa depan sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan seragam sekolah tidak hanya membantu meringankan pengeluaran orang tua, khususnya keluarga dengan keterbatasan finansial, tetapi juga memiliki dampak psikologis dalam membangun kepercayaan diri anak.
“Kami ingin setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah dengan percaya diri, tanpa merasa berbeda karena keterbatasan ekonomi keluarganya. Ini merupakan bentuk perhatian nyata kami kepada dunia pendidikan agar pendidikan di Karimun semakin maju, terus berkembang, dan mampu mencetak generasi muda yang cemerlang,” tegas Bupati Ing Iskandarsyah.
Ia juga menekankan pentingnya peran tenaga pendidik dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Karimun.
“Kepada para guru, tetaplah semangat dalam mendidik dan mengajar anak-anak kita, meskipun mungkin kita menghadapi berbagai keterbatasan. Masa depan generasi Karimun turut ditentukan oleh dedikasi dan ketulusan para pendidik,” ujarnya.
Secara keseluruhan, program seragam gratis 2026 mencakup 8.448 pasang seragam, terdiri atas 4.224 stel seragam nasional dan 4.224 stel seragam Pramuka. Seluruh pengadaan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karimun.
Bupati Ing Iskandarsyah menyebutkan, program tersebut akan terus didorong keberlanjutannya karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat dan menjadi kebutuhan penting di berbagai wilayah Kabupaten Karimun.
Pemerintah daerah berharap kebijakan ini tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi menjadi bagian dari penguatan fondasi pendidikan yang inklusif, sekaligus investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi Karimun yang unggul dan berdaya saing.
Kehadiran program ini pun mendapat sambutan positif dari para orang tua siswa yang merasa terbantu dengan terpenuhinya kebutuhan seragam sekolah anak tanpa harus menambah beban pengeluaran keluarga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun Grandy Regel Tuerah serta Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Karimun Linda Hariani. (Nov)






