KARIMUN | WARTA RAKYAT – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karimun merealisasikan program bantuan seragam sekolah gratis bagi murid baru kelas I Sekolah Dasar (SD) tahun ajaran 2026/2027.
Sebanyak 8.448 pasang seragam disiapkan untuk siswa SD negeri dan swasta di seluruh Kabupaten Karimun.
Program prioritas Bupati Karimun Ing Iskandarsyah bersama Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole tersebut menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memperkuat pemerataan akses pendidikan.
Penyerahan simbolis bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Karimun di SDN 004 Karimun pada 1 November 2026, kemudian berlanjut ke SDN 008 Tebing, SDN 010 Meral, dan SDN 002 Meral Barat.
Pada empat sekolah tersebut, bantuan menjangkau 268 murid baru, dengan rincian SDN 004 Karimun sebanyak 56 siswa, SDN 008 Tebing 64 siswa, SDN 010 Meral 55 siswa, dan SDN 002 Meral Barat 93 siswa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Grandy Regel Tuerah, menegaskan bahwa program seragam gratis tidak sekadar berorientasi pada pemenuhan perlengkapan sekolah, tetapi merupakan bagian dari kebijakan pendidikan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Program ini bukan sekadar bantuan perlengkapan sekolah. Ini bagian dari upaya meringankan beban orang tua dan memastikan anak-anak kita memiliki kebutuhan dasar untuk mengikuti proses pendidikan,” tegasnya.
Grandy menjelaskan, secara keseluruhan bantuan yang disiapkan mencapai 8.448 pasang seragam, terdiri atas 4.224 stel seragam nasional dan 4.224 stel seragam Pramuka.
Penyaluran mencakup seluruh wilayah Kabupaten Karimun, baik sekolah negeri maupun swasta tingkat SD.
Menurut Grandy, kebijakan tersebut memperlihatkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akses pembelajaran, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dasar peserta didik dan kondisi ekonomi keluarga.
Program ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap kebijakan Bupati Ing Iskandarsyah dan Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak jenjang pendidikan dasar.
Di tengah kebutuhan biaya pendidikan yang harus dipenuhi keluarga, bantuan seragam gratis tersebut mendapat sambutan positif dari para orang tua siswa.
Mereka mengaku senang dan terbantu karena dapat mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan sekolah anak.
Melalui program ini, Pemkab Karimun menegaskan bahwa pemerataan pendidikan harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar peserta didik.
Sebuah langkah yang diharapkan mampu membangun kepercayaan diri, semangat belajar, serta membuka kesempatan yang lebih setara bagi generasi muda Karimun. (Nov)






