KARIMUN | WARTA RAKYAT — Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Pesan itu disampaikan saat menghadiri aksi penanaman pohon mahoni dan bakau dalam rangka HUT ke-32 Gereja Katolik Santo Joseph di Tugu Timah Coastal Area, Sabtu (26/9/2026).
Mengusung tema “Green Saturday, Bertanggungjawab dalam Misi untuk Merawat Bumi Rumah Bersama, yang Melaju Dalam Harmoni,” kegiatan tersebut melibatkan sekitar 150 peserta dari unsur pemerintah, Forkopimda, tokoh lintas agama, umat Katolik hingga siswa Sekolah Imanuel.
Ing Iskandarsyah mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah.
Menurutnya, menjaga bumi merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun melalui aksi nyata dan kebiasaan sejak dini.
“Menjaga lingkungan bukan tugas pemerintah saja, melainkan tugas kita bersama untuk menjaga bumi,” tegas Ing Iskandarsyah.
Ia menilai penanaman bakau memiliki arti strategis bagi wilayah pesisir Karimun.
Selain membantu menjaga kawasan pantai, keberadaan vegetasi pesisir juga menjadi bagian penting dalam mempertahankan keseimbangan ekosistem.
Bupati juga mendorong pendidikan lingkungan dimulai dari keluarga dengan melibatkan anak-anak dalam kebiasaan sederhana menjaga alam dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita harus mengajari dari kecil anak-anak kita untuk menjaga ekologi lingkungan melalui kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti Gedung Gereja Paroki Santo Joseph, sebelum ditutup dengan Seminar Ekologi Lingkungan di Gedung Nasional.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-32 Gereja Katolik Santo Joseph sekaligus memperkuat pesan lintas komunitas bahwa pelestarian lingkungan dapat menjadi ruang bersama untuk membangun harmoni di Kabupaten Karimun. (Nov)






