KARIMUN | WARTA RAKYAT – Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XVIII Kabupaten Karimun Tahun 2026, Sabtu (7/11/2026) malam, di Astaka Utama GOR Indoor Badang Perkasa, Kabupaten Karimun.
Pembukaan ditandai dengan penyerahan piala bergilir MTQ Kabupaten Karimun dan pemukulan beduk oleh Bupati, sebagai simbol dimulainya perhelatan syiar Islam yang berlangsung selama lima hari, 7–11 November 2026.
Mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an, dalam Harmoni Menuju Karimun yang Maju, Sejahtera dan Berbudaya”, MTQ XVIII diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan perlombaan, tetapi menjadi momentum memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Bupati Ing Iskandarsyah mengajak umat Islam untuk terus membaca, berinteraksi, memahami, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Al-Qur’an harus hadir bukan hanya dalam lantunan ayat, tetapi juga tercermin melalui perilaku, akhlak, dan kehidupan bermasyarakat.
“Melalui momentum MTQ ini, kita mengajak seluruh umat Islam untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an, senantiasa membacanya, berinteraksi secara aktif, serta menjadikannya sebagai pedoman hidup sehari-hari,” tegas Ing Iskandarsyah.
Ia menekankan, penyelenggaraan MTQ bukan semata-mata ajang kompetisi untuk mencari juara, melainkan sarana syiar Islam sekaligus pembinaan generasi Qur’ani yang mampu membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan kandungan Al-Qur’an.
Bupati berharap MTQ mampu melahirkan generasi berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki fondasi keimanan yang kuat sebagai bagian dari kontribusi daerah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Yang paling utama bukan hanya kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi bagaimana nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat diamalkan dalam kehidupan. Kita ingin kecintaan terhadap Al-Qur’an semakin tumbuh dan bersemi di hati masyarakat,” ungkapnya.
Pembukaan MTQ XVIII turut dihadiri Staf Khusus Gubernur Kepulauan Riau Bidang Kesejahteraan Rakyat, Keagamaan, serta Percepatan Pembangunan dan Investasi, Nurdin Basirun.
Selain itu, Wakil Bupati Karimun, Rocky M Bawole, Ketua Harian LPTQ Provinsi Kepulauan Riau, Hamdarlin Umar, unsur FKPD, pimpinan OPD, anggota DPRD Kepri dan Karimun, Ketua BAZNAS, Ketua MUI, para camat, lurah, kepala desa, serta masyarakat.
Selama lima hari pelaksanaan, MTQ XVIII menjadi momentum penting untuk memperkuat syiar Islam sekaligus membangun kualitas sumber daya manusia yang religius dan berbudaya.
Bagi Karimun, MTQ bukan sekadar mencari juara. Lebih dari itu, membangun generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya, pedoman, dan landasan kehidupan. (Nov)






