KARIMUN | WARTA RAKYAT – Panggung syiar Al-Qur’an terbesar di Kabupaten Karimun kembali bergema. Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XVIII Kabupaten Karimun Tahun 2026, Sabtu (7/11/2026) malam, di Astaka Utama GOR Indoor Badang Perkasa, Kecamatan Tebing.
Pembukaan berlangsung khidmat dan semarak, menandai dimulainya perhelatan religius yang mempertemukan potensi terbaik generasi Qur’ani dari 14 kecamatan.
Sebanyak 274 peserta ambil bagian dalam kompetisi yang menjadi salah satu agenda strategis pembinaan keagamaan di Kabupaten Karimun.
Momentum pembukaan ditandai dengan penyerahan piala bergilir MTQ Kabupaten Karimun dan pemukulan beduk oleh Bupati Ing Iskandarsyah.
Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya kompetisi sekaligus penegasan komitmen daerah dalam memperkuat syiar Islam dan membangun generasi berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
MTQ XVIII tahun ini mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an, dalam Harmoni Menuju Karimun yang Maju, Sejahtera dan Berbudaya”.
Tema tersebut merefleksikan semangat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, serta menjunjung tinggi keluhuran budaya Melayu.
Ketua Panitia Pengarah MTQ XVIII yang juga menjabat Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Sularno, menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi dan perebutan prestasi.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi instrumen pembinaan untuk menumbuhkan pemahaman, pendalaman, serta pengamalan isi kandungan Al-Qur’an.
“MTQ ini menjadi momentum strategis untuk menumbuhkembangkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus menjaring qori dan qoriah terbaik Kabupaten Karimun. Peserta yang menunjukkan kemampuan terbaik nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Karimun pada MTQ tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Kabupaten Lingga,” ujar Sularno.
Selama lima hari pelaksanaan, mulai 7 hingga 11 November 2026, sebanyak 274 peserta akan berkompetisi dalam empat cabang dan sembilan golongan perlombaan, meliputi seni baca Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, fahmil Al-Qur’an, dan syarhil Al-Qur’an.
Sejumlah venue disiapkan di Kecamatan Tebing dan Kecamatan Meral. Cabang seni baca Al-Qur’an dipusatkan di GOR Indoor Badang Perkasa.
Cabang hafalan berlangsung di Masjid Darussalam Perumahan dan Masjid Al-Bahlah Perumahan Padaman.
Sementara fahmil Al-Qur’an digelar di Aula Pondok Pesantren Tahril Ulul dan syarhil Al-Qur’an di Masjid Terapung Kamal Muda, Pondok Pesantren Terpadu.
Pembukaan MTQ XVIII turut dihadiri Staf Khusus Gubernur Kepulauan Riau Bidang Kesejahteraan Rakyat, Keagamaan, serta Percepatan Pembangunan dan Investasi, Nurdin Basirun, Wakil Bupati Karimun, Rocky M Bawole, Ketua Harian LPTQ Provinsi Kepulauan Riau, Hamdarlin Umar, unsur FKPD, pimpinan OPD, anggota DPRD Kepri dan Karimun, Ketua BAZNAS, Ketua MUI, para camat, lurah, kepala desa, serta masyarakat.
Seluruh rangkaian penyelenggaraan MTQ XVIII Kabupaten Karimun Tahun 2026 didukung melalui APBD Kabupaten Karimun Tahun Anggaran 2026.
Lebih dari sekadar panggung perlombaan, MTQ XVIII menjadi momentum memperkuat fondasi religius masyarakat sekaligus meneguhkan posisi Al-Qur’an sebagai cahaya dalam pembangunan daerah.
Dari 14 kecamatan, 274 peserta, dan satu semangat yang sama yakni menebarkan cahaya Al-Qur’an demi Karimun yang maju, sejahtera dan berbudaya. (Nov)






