Dari Murid Menjadi Bupati, Ing Iskandarsyah Kembali ke SDN 001 Moro Bawa Program Seragam Gratis

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, didampingi Kadisdikbud Grandy menyerahkan seragam gratis di SDN 001 Moro, Kecamatan Moro, Kamis, 5 November 2026. (FOTO: NOV/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Kunjungan kerja Bupati Karimun Ing Iskandarsyah ke SDN 001 Moro, Kecamatan Moro, berlangsung penuh makna, Kamis, 5 November 2026.

Setelah 47 tahun berlalu sejak dirinya menempuh pendidikan di sekolah tersebut pada 1979, Ing Iskandarsyah kembali menginjakkan kaki di almamaternya, kali ini untuk menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis bagi para siswa.

Bacaan Lainnya

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda pemerintahan. Ada jejak perjalanan masa kecil yang kembali terhubung dengan komitmen membangun pendidikan bagi generasi penerus Kabupaten Karimun.

Dalam kesempatan itu, Iskandarsyah menyerahkan bantuan seragam nasional dan seragam Pramuka kepada siswa sebagai bagian dari program prioritas pemerintah daerah bersama Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole.

“Alhamdulillah, luar biasa rasanya bisa kembali bertemu di SDN 001 Moro ini. Tahun 1979 saya pernah bersekolah di sini. Artinya, sudah 47 tahun berlalu. Mudah-mudahan anak-anak semuanya terus semangat belajar dan bisa meraih cita-cita,” ungkap Bupati Ing Iskandarsyah.

Ia menjelaskan, program seragam gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keluarga yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi.

“Kami memahami tidak semua orang tua memiliki kemampuan keuangan yang sama untuk memenuhi kebutuhan seragam sekolah anak-anaknya. Karena itu, bantuan ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah agar beban orang tua lebih ringan dan anak-anak semakin bersemangat datang ke sekolah,” tegasnya.

Namun, Iskandarsyah mengingatkan bahwa pendidikan tidak boleh hanya dipandang dari pemenuhan perlengkapan sekolah.

Menurutnya, pembentukan karakter dan kualitas generasi muda membutuhkan keterlibatan guru, keluarga, serta lingkungan masyarakat.

“Pendidikan itu bukan hanya persoalan baju. Bagaimana guru mendidik di sekolah, bagaimana orang tua membimbing di rumah, dan bagaimana masyarakat menciptakan lingkungan yang baik, semuanya memiliki peran penting,” ujarnya.

Ia juga mengajak para orang tua membiasakan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, mulai dari bangun pagi, beribadah, berolahraga, hingga mengonsumsi makanan bergizi sebagai bagian dari pembentukan karakter dan pola hidup positif sejak dini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Grandy Regel Tuerah, menjelaskan bahwa program bantuan seragam gratis merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan kebutuhan dasar peserta didik terpenuhi.

Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya membantu meringankan pengeluaran keluarga, tetapi juga mendukung pemerataan layanan pendidikan bagi siswa di seluruh wilayah Kabupaten Karimun.

Secara keseluruhan, Pemkab Karimun melalui Disdikbud menyiapkan 8.448 stel seragam gratis bagi siswa kelas I SD negeri dan swasta se-Kabupaten Karimun. Jumlah tersebut terdiri atas 4.224 stel seragam nasional dan 4.224 stel seragam Pramuka.

Pengadaan bantuan tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karimun.

Program ini menegaskan bahwa investasi pendidikan tidak hanya berbicara tentang pembangunan fasilitas dan proses belajar mengajar, tetapi juga memastikan setiap anak memperoleh dukungan kebutuhan dasar untuk mengikuti pendidikan secara layak.

Kembalinya Bupati Ing Iskandarsyah ke SDN 001 Moro setelah hampir setengah abad menjadi momentum tersendiri.

Dari bangku sekolah yang pernah menjadi bagian perjalanan hidupnya, kini ia kembali membawa pesan tentang pentingnya pendidikan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama dalam menyiapkan generasi masa depan Karimun. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses