KARIMUN | WARTA RAKYAT — Perkembangan olahraga rekreasi di Kabupaten Karimun kian menunjukkan gairah baru.
Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, mengungkapkan gagasan dan planning strategis untuk menggelar turnamen domino berskala masif yang melibatkan seluruh kecamatan di Kabupaten Karimun secara serentak.
Awalnya, ia sempat berkeinginan untuk memecahkan rekor MURI dengan mengumpulkan puluhan ribu peserta. Namun, setelah melakukan kalkulasi mendalam, konsep tersebut disesuaikan agar lebih aplikatif dan berdampak langsung di tingkat lokal melalui penyaringan berjenjang.
“Punya gagasan saya untuk pertandingan ke turnamen domino ini se-Kabupaten. Jadi tadi disampaikan Rekor MURI-nya 20.000, saya hitung-hitung oh tak bisa nih capai MURI. Tadinya saya mau pecahkan MURI itu, jadi maksud saya kita kumpulkan satu kali main itu se-Kabupaten,” ungkap Rocky Marciano Bawole.
Hal ini disampaikannya pada pelantikan kepengurusan Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kabupaten Karimun periode 2026–2030. Mereka dilantik oleh Ketua Pengurus PORDI Provinsi Kepulauan Riau, Masrur Amin.
Prosesi pelantikan khidmat tersebut bertempat di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun pada Sabtu sore, 25 Juli 2026.
Acara penting ini turut dihadiri di antaranya perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), unsur pimpinan KONI, serta perwakilan instansi vertikal seperti pihak kepolisian dan keimigrasian.
Dalam konsep rancangannya, pertandingan akan dimulai dari tingkat kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Karimun pada hari dan waktu yang sama.
Para juara pertama hingga keempat dari setiap kecamatan nantinya akan diundang langsung ke tingkat kabupaten untuk melakoni babak final di Karimun.
Tidak tanggung-tanggung, ia juga telah merencanakan tata letak turnamen dengan kapasitas masif.
“Tapi kita susun 1.000 kursi, 1.000 meja, 1.000 kali 4 sama dengan 4.000, sekali main langsung 4.000. Gitu, saya sudah punya planning untuk itu sebenarnya, karena dulu saya hobi juga,” tambahnya.
Melalui gagasan besar ini, ia menekankan pentingnya kerja keras bersama serta kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan organisasi terkait.
Menurutnya, domino merupakan permainan rakyat yang luar biasa karena mampu merangkul seluruh elemen sosial tanpa batasan.
“Ini perlu kerja keras kita sama-sama, jadi perlu sinergi. Insya Allah kami siap, Pemerintah Kabupaten Karimun untuk bersama-sama. Ini permainan rakyat yang luar biasa, dari kalangan yang paling rendah sampai kalangan elit bermain domino,” pungkasnya. (Nov)






