Harhubnas 2026, Wabup Rocky Tegaskan Konektivitas Antar Pulau Jadi Kunci Kemajuan Karimun

Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, memotong kue ulang tahun pada Jalan Santai Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026, Rabu (23/9). FOTO: Nov/WARTA RAKYAT

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Di tengah karakter geografis Kabupaten Karimun yang merupakan wilayah kepulauan dengan ratusan pulau, konektivitas transportasi menjadi salah satu fondasi utama bagi pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, saat melepas peserta Jalan Santai Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026, Rabu (23/9).

Bacaan Lainnya

Rocky mengatakan, Dinas Perhubungan merupakan salah satu organisasi perangkat daerah yang memiliki peran sangat strategis dalam mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Karimun.

Menurutnya, kondisi geografis Karimun yang sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan kepulauan menempatkan sektor perhubungan pada posisi vital.

Kelancaran konektivitas antarpulau menjadi faktor penting untuk memastikan mobilitas masyarakat sekaligus distribusi barang dapat berlangsung secara optimal.

“Kita mengetahui bahwa Dinas Perhubungan adalah salah satu Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Karimun yang mempunyai peran sangat strategis dalam mendukung program pemerintah,” ujar Rocky.

Ia menegaskan, keberadaan sistem transportasi yang terhubung dengan baik bukan hanya menyangkut kelancaran perjalanan masyarakat, tetapi juga menyentuh langsung denyut pembangunan di wilayah-wilayah kepulauan.

“Karimun memiliki wilayah laut yang sangat luas dan terdiri dari ratusan pulau. Di sinilah peran Dinas Perhubungan memastikan konektivitas antar pulau berjalan dengan baik, sehingga arus lalu lintas angkutan orang maupun barang dapat terpenuhi,” katanya.

Rocky menilai, konektivitas yang semakin baik akan memberikan dampak berantai terhadap pemerataan pembangunan, termasuk bagi masyarakat yang berada di pulau-pulau terpencil.

“Output-nya adalah pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Karimun, terlebih lagi pulau-pulau yang terpencil dapat berjalan dengan baik dan secara tidak langsung dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” tegasnya.

Mengacu pada tema Hari Perhubungan Nasional 2026, “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, Rocky menyebut transportasi harus dimaknai lebih luas daripada sekadar infrastruktur fisik.

Menurutnya, transportasi merupakan bagian penting dari sistem yang menghubungkan berbagai aktivitas kehidupan masyarakat, terutama di daerah kepulauan seperti Karimun.

“Makna dari tema Harhubnas ini menyatakan bahwa transportasi tidak hanya dipandang sebagai urusan fisik seperti jalan, jembatan atau kendaraan semata, tetapi sebagai urat nadi yang menyatukan kehidupan bangsa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, konektivitas transportasi memiliki fungsi strategis dalam menghubungkan antarpulau, mempertemukan pusat-pusat permukiman dengan kawasan produksi, serta membuka akses masyarakat menuju berbagai pusat kegiatan ekonomi.

“Transportasi berperan menghubungkan antar pulau, kota dengan desa, sentra produksi dengan pasar. Konektivitas yang kuat berfungsi memperlancar arus mobilitas masyarakat, menjadi penggerak ekonomi dan kesejahteraan,” jelas Rocky.

Namun, ia menekankan bahwa pembangunan konektivitas tidak boleh dilepaskan dari aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi.

“Tak kalah penting adalah komitmen terhadap keselamatan dan kenyamanan pelayanan transportasi,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi relevan bagi Karimun yang memiliki karakter wilayah kepulauan dan membutuhkan konektivitas transportasi yang mampu menjangkau pusat hingga wilayah terluar.

Dalam konteks tersebut, peran Dinas Perhubungan tidak sebatas mengatur lalu lintas transportasi, tetapi juga memastikan sistem pergerakan orang dan barang dapat menopang aktivitas ekonomi serta pemerataan pembangunan daerah.

Peringatan Harhubnas 2026 pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh insan perhubungan dalam menghadirkan layanan transportasi yang semakin terintegrasi, aman dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Konektivitas bukan sekadar persoalan jarak yang harus ditempuh. Konektivitas adalah jembatan pembangunan menghubungkan pulau, membuka akses, menggerakkan ekonomi, dan memperluas manfaat pembangunan hingga ke wilayah terpencil,” pungkas Wabup Rocky. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses