KARIMUN | WARTA RAKYAT — Semangat kebangsaan dan persaudaraan Pramuka bergema di Lapangan Bola Beram, Kelurahan Alai, Kecamatan Ungar.
Kemah Besar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Karimun dalam rangka HUT Pramuka ke-65 resmi dibuka, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung hingga 12 September 2026 itu diikuti 509 peserta dari 10 Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Karimun, serta kontingen tamu dari Kuala Kampar dan Kwarcab Pelalawan, Provinsi Riau.
Wakil Bupati Karimun sekaligus Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Karimun, Rocky Marciano Bawole, menegaskan Kemah Besar bukan sekadar agenda perkemahan, tetapi ruang strategis untuk membentuk karakter generasi muda sekaligus memperkuat persatuan bangsa.
Menurutnya, di tengah tantangan zaman, Pramuka tetap memiliki posisi penting sebagai wadah pendidikan nonformal yang menanamkan disiplin, kemandirian, kepemimpinan, dan kecintaan terhadap tanah air.
“Pramuka adalah garda terdepan bangsa, garda terdepan Pancasila, sekaligus aset berharga bagi keutuhan NKRI. Di sini tidak ada sekat politik, daerah maupun agama. Semua melebur dalam kebhinekaan yang indah,” tegas Rocky.
Ia mengajak para orang tua dan guru tidak ragu mendorong generasi muda aktif dalam Gerakan Pramuka.
Sebab, pendidikan karakter yang kuat dinilai menjadi fondasi lahirnya pemimpin masa depan.
Rocky juga meminta jajaran pembina, pelatih, pamong saka dan instruktur terus memperkuat sinergi dalam membimbing anggota Pramuka.
“Generasi muda yang kini aktif di Pramuka adalah calon pemimpin masa depan. Mari kita amalkan Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Wabup Rocky mengharapkan, Kemah Besar HUT Pramuka ke-65 menjadi momentum mempererat persaudaraan, mengasah keterampilan dan kemandirian.
“Sekaligus meneguhkan semangat generasi muda Karimun untuk menjadi insan tangguh, berakhlak dan cinta tanah air,” tutupnya. (Nov)






