SLB Negeri Karimun Cetak Prestasi! Latih Sahesa Setahun, Kini Juara O2SN Kepri dan Buru Medali Nasional

Guru SLB Negeri Karimun Jarudin Sinaga (kanan) dan Sahesa (dua dari kiri) foto bersama Bupati Karimun Ing Iskandarsyah di di rumah dinas Bupati Karimun, Minggu (6/9/2026). FOTO: Nov/WARTA RAKYAT

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Kerja keras selama hampir satu tahun akhirnya berbuah manis.

SLB Negeri Karimun berhasil mengantarkan salah satu siswa terbaiknya, Muhammad Sahesa Jalaludin, menorehkan prestasi di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Pendidikan Khusus tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.

Bacaan Lainnya

Sahesa, siswa kelas XI SLB Negeri Karimun berusia 16 tahun dengan ketunaan grahita, berhasil meraih juara pertama cabang olahraga tenis meja pada O2SN tingkat Provinsi Kepri.

Prestasi tersebut bukan sekadar kemenangan dalam satu pertandingan. Di baliknya terdapat proses latihan panjang, strategi yang disusun, serta konsistensi pembinaan yang dilakukan SLB Negeri Karimun.

Guru SLB Negeri Karimun sekaligus pelatih tenis meja Sahesa, Jarudin Sinaga, mengungkapkan bahwa persiapan menghadapi O2SN telah dilakukan kurang lebih selama satu tahun.

“Kurang lebih satu tahun kita telah latihan untuk mempersiapkan O2SN. Dengan berbagai strategi, kita sudah latihan maksimal,” ujar Jarudin usai melakukan kunjungan silahturahmi ke Bupati Ing Iskandsrsyah di rumah dinas Bupati Karimun, Minggu (6/9).

Menurut Jarudin, persiapan tersebut dilakukan secara serius dengan menyesuaikan program latihan terhadap kemampuan dan karakter Sahesa. Tim pelatih juga terus melakukan evaluasi untuk mematangkan teknik maupun strategi pertandingan.

Kerja keras itu kemudian terbayar ketika Sahesa tampil di O2SN Pendidikan Khusus tingkat Provinsi Kepri yang digelar 3–5 Agustus 2026 di Aula SMAN 2 Tanjungpinang dan Stadion Gelora Sri Tri Buana Dompak, Tanjungpinang.

Sahesa tampil sebagai juara pertama tenis meja sekaligus memastikan tiket untuk mewakili Provinsi Kepulauan Riau pada O2SN tingkat nasional 2026.

Bagi SLB Negeri Karimun, keberhasilan Sahesa menjadi gambaran bahwa pembinaan siswa berkebutuhan khusus dapat melahirkan prestasi ketika dilakukan secara konsisten dan mendapatkan dukungan yang tepat.

O2SN Pendidikan Khusus sendiri menjadi wadah pengembangan bakat dan potensi peserta didik berkebutuhan khusus sekaligus menjadi ajang seleksi atlet terbaik menuju tingkat nasional.

Jarudin mengaku optimistis Sahesa mampu kembali memberikan kejutan pada tingkat nasional.

“Kami sangat yakin kali ini kita akan membawa medali sebagai perwakilan Kepri,” tegasnya.

Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Sahesa telah melalui proses latihan panjang sebelum akhirnya menjadi yang terbaik di tingkat provinsi.

Kini tantangan berikutnya berada di tingkat nasional.

O2SN jenjang Pendidikan Khusus/SLB tingkat nasional 2026 yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen dijadwalkan berlangsung pada 7–12 September 2026 di DKI Jakarta.

Sejumlah cabang olahraga akan dipertandingkan bagi peserta didik disabilitas, di antaranya atletik, bocce, tenis meja dan bulu tangkis.

Sahesa akan turun di cabang olahraga tenis meja dengan membawa nama Provinsi Kepulauan Riau.

Bagi SLB Negeri Karimun, keberangkatan Sahesa ke Jakarta menjadi momentum penting. Bukan hanya untuk mengejar medali, tetapi juga menunjukkan bahwa sekolah luar biasa memiliki potensi atlet yang mampu bersaing di panggung nasional.

Perjalanan Sahesa sekaligus menjadi pesan bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Ada latihan, disiplin, strategi dan keyakinan yang dibangun selama berbulan-bulan.

Satu tahun latihan di SLB Negeri Karimun kini mengantarkan Sahesa ke panggung nasional. Dari Karimun, satu tekad dibawa ke Jakarta yaitu pulang membawa medali untuk Kepri. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses