KARIMUN | WARTA RAKYAT — Kabupaten Karimun menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2026.
Kompetisi olahraga bergengsi tingkat regional ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 2 hingga 8 Juli 2026 mendatang.
Adapun cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan ialah atletik, renang, pencak silat, bulutangkis, tenang lapangan, tenis meja, voli, basket, sepak bola dan sepak taraw.
Berkaita dengan hal tersebut, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung Balai Karimun menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal keandalan sistem kelistrikan selama perhelatan POPDA X Provinsi Kepri.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian acara, mulai dari seremonial pembukaan hingga kompetisi di berbagai venue pertandingan, berjalan lancar tanpa gangguan sekecil apa pun (zero down time).
Fokus pengamanan utama tertuju pada Panggung Rakyat Putri Kemuning di kawasan Coastal Area yang menjadi lokasi utama pembukaan (opening ceremony).
Kawasan ikonik ini diprediksi akan menyedot ribuan penonton serta dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi daerah se-Provinsi Kepri.
Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, menegaskan bahwa pihaknya telah menyusun skema pengamanan kelistrikan berlapis untuk mengantisipasi segala bentuk risiko teknis di lapangan.
“POPDA X bukan sekadar ajang olahraga, melainkan marwah bagi Kabupaten Karimun sebagai tuan rumah. Oleh karena itu, kami berkomitmen menghadirkan layanan listrik yang andal di lokasi utama maupun di seluruh venue pertandingan,” ujarnya, Sabtu (27/6/2026).
Dikatakannya, untuk menjaga kontinuitas pasokan daya, PLN Karimun menerapkan strategi penyiapan infrastruktur khusus yang meliputi memanfaatkan jaringan distribusi utama yang didukung oleh konfigurasi pengalihan beban otomatis jika terjadi gangguan mendadak.
Selain itu, menyiapkan unit Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas besar di titik-titik vital untuk menjamin pasokan listrik tetap stabil tanpa jeda, terutama untuk kebutuhan sistem pencahayaan (lighting) dan sistem suara (sound system) raksasa di panggung utama.
Selain kesiapan infrastruktur, PLN ULP Tanjung Balai Karimun juga menerjunkan tim teknis gabungan yang bersiaga penuh selama 24 jam di lokasi-lokasi strategis.
“Tim ini bertugas memantau beban jaringan secara real-time dan melakukan patroli preventif pada jalur-jalur kabel yang menyuplai energi ke arena pertandingan,” tutur Ahmad Subhan Hadi.
Pemerintah Kabupaten Karimun menyambut baik dan mengapresiasi dukungan masif dari PLN.
Sinergi yang kuat antara panitia pelaksana, pemerintah daerah, dan PLN ini diharapkan mampu membawa POPDA X Kepri menjadi salah satu potret sukses penyelenggaraan event regional yang profesional dan membanggakan. (Nov)






