KARIMUN | WARTA RAKYAT – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepulauan Riau resmi memasukkan cabang olahraga (cabor) karate ke dalam agenda Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Kepulauan Riau Tahun 2026.
Langkah strategis ini mendapat apresiasi mendalam dari jajaran pengurus Federasi Karate-Do Indonesia (FORKI).
Ketua Harian FORKI Kepulauan Riau yang juga menjabat sebagai Ketua Harian FORKI Karimun, Ardines, mengungkapkan bahwa hadirnya karate di ajang olahraga pelajar bergengsi ini merupakan buah dari perjuangan dan konsistensi yang panjang.
“Prosesnya cukup panjang dan dinamis. Kami setidaknya hingga tiga kali melayangkan surat resmi kepada Kepala Dispora Kepri agar karate dapat diakomodasi dalam POPDA. Alhamdulillah, aspirasi dan komitmen kami demi pembinaan atlet muda ini disetujui untuk pelaksanaan tahun 2026,” ujar Ardines, Sabtu (27/6).
Keputusan krusial tersebut lahir setelah melalui pembahasan matang dalam rapat koordinasi bersama seluruh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten/Kota se-Kepulauan Riau.
Mengingat ini merupakan debut perdana, disepakati bahwa cabor karate akan dipertandingkan dengan status ekshibisi pada POPDA X 2026.
Meski mengawali langkah sebagai cabor ekshibisi, Ardines optimis karate akan segera bertransformasi menjadi cabor resmi pada pergelaran POPDA berikutnya.
Lebih jauh, ia menargetkan perolehan medali dari karate ke depan dapat masuk dalam kalkulasi klasemen juara umum.
Optimisme ini bukan tanpa alasan. Rekam jejak menunjukkan bahwa karate merupakan salah satu cabor andalan yang secara rutin melahirkan atlet untuk mewakili Provinsi Kepri di level Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS).
Oleh karena itu, integrasi karate ke dalam POPDA dinilai sebagai fondasi vital dalam struktur pembinaan atlet usia dini di daerah.
Pada edisi kesepuluh ini, Kabupaten Karimun mendapatkan kehormatan untuk bertindak sebagai tuan rumah.
FORKI Karimun menegaskan kesiapan penuh, baik secara teknis maupun infrastruktur, untuk menyambut para karateka terbaik dari berbagai penjuru Kepulauan Riau.
“Sebagai tuan rumah, kami berkomitmen penuh memberikan sambutan terbaik bagi seluruh kontingen. Momentum ini harus menjadi batu loncatan yang kuat untuk mengakselerasi prestasi karate di Kepulauan Riau,” tegas Ardines.
Sejauh ini, kompetisi dipastikan akan berlangsung kompetitif dengan partisipasi dari minimal lima daerah, meliputi Kabupaten Karimun, Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Natuna.
Hadirnya karate di panggung POPDA X diharapkan menjadi tonggak sejarah baru bagi dunia olahraga prestasi di Kepri. Ajang ini sekaligus membuka ruang kompetisi yang lebih profesional bagi para atlet muda untuk mengasah mentalitas bertanding sebelum melangkah ke panggung nasional.
Kabupaten Karimun, yang akrab dijuluki Bumi Berazam secara resmi menyatakan kesiapan penuh sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke-X Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2026.
Kompetisi olahraga bergengsi tingkat regional ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 2 hingga 8 Juli 2026 mendatang.
Pemerintah Kabupaten Karimun telah merampungkan seluruh tahapan finalisasi untuk aspek infrastruktur, skema logistik, serta manajemen pelayanan tamu.
Sebagai pusat perhatian olahraga pelajar se-Kepri, Karimun bersiap menyambut hangat kehadiran lebih dari 1.243 peserta yang terdiri atas atlet pelajar, wasit, juri, hingga jajaran ofisial delegasi dari 7 kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. (Nov)






