KARIMUN | WARTA RAKYAT – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Karimun untuk menguatkan kembali nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat, pemerintahan, serta pelayanan publik.
Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menyampaikan bahwa Maulid Nabi tidak semestinya berhenti pada seremoni keagamaan, tetapi harus menjadi ruang refleksi untuk menerjemahkan akhlak Rasulullah SAW ke dalam tindakan nyata.
Menurutnya, kejujuran, integritas, keadilan, kesantunan, serta kepedulian terhadap sesama merupakan nilai universal yang relevan dalam membangun pemerintahan yang amanah dan masyarakat yang semakin harmonis.
“Maulid Nabi mengingatkan kita bahwa amanah harus dijalankan dengan kejujuran, keadilan dan ketulusan. Nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ing Iskandarsyah, Selasa (25/8/2026).
Ia menegaskan, keteladanan Rasulullah SAW menjadi fondasi penting dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Sebab, pembangunan tidak hanya membutuhkan kebijakan yang tepat, tetapi juga karakter dan integritas dari setiap pihak yang menjalankan amanah.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Karimun Rocky Bawole, mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, serta semangat untuk menghadirkan kebaikan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Rasulullah SAW mengajarkan kita tentang kasih sayang, persatuan, kejujuran dan kepedulian. Nilai-nilai tersebut harus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari agar Karimun menjadi daerah yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga kuat secara moral dan sosial,” kata Rocky.
Ia menambahkan, semangat Maulid Nabi hendaknya diwujudkan melalui tindakan sederhana namun berdampak, mulai dari menjaga hubungan antarsesama, menghormati perbedaan, membantu mereka yang membutuhkan, hingga menjalankan tanggung jawab dengan penuh keikhlasan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H pun menjadi pengingat bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW bukan sekadar ungkapan, melainkan tercermin melalui akhlak dan perilaku.
Dengan meneladani sifat siddiq, amanah, tabligh dan fathanah, momentum Maulid diharapkan mampu memperkuat keimanan sekaligus mendorong lahirnya budaya kehidupan yang berlandaskan kejujuran, pelayanan, kebersamaan dan kemanusiaan.
Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H. Semoga keteladanan Rasulullah SAW senantiasa menjadi cahaya dalam menjalankan amanah dan menghadirkan kebaikan bagi masyarakat. (Nov)






