KARIMUN | WARTA RAKYAT – Pemerintah Kabupaten Karimun terus mendorong penguatan infrastruktur strategis, khususnya sektor kepelabuhanan, sebagai bagian dari upaya menempatkan Karimun pada posisi yang lebih kuat dalam rantai logistik internasional di kawasan Selat Malaka.
Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menegaskan, pengembangan pelabuhan kontainer menjadi salah satu agenda yang terus didorong, sejalan dengan posisi strategis Karimun sebagai daerah yang berada di jalur perdagangan dunia.
“Kita tidak bisa memungkiri bahwa ada beberapa hal yang perlu kita perbaiki. Infrastruktur kita, salah satunya pelabuhan. Sampai saat ini kita terus mendorong investasi terkait dengan pelabuhan kontainer,” ujarnya.
Menurutnya, peluang Karimun untuk berkembang sebagai hub internasional logistik dunia sangat terbuka.
Besarnya aktivitas perdagangan di kawasan Asia Tenggara menjadi potensi yang harus mampu ditangkap melalui kesiapan infrastruktur dan iklim investasi yang kompetitif.
Ia mencontohkan, Singapura mampu mengelola sekitar 80 juta TEUs kontainer per tahun, sementara Tanjung Pelepas di Malaysia berada pada kisaran 30 juta TEUs.
Sebaliknya, kapasitas Pelabuhan Batu Ampar di Batam masih berada di kisaran satu juta TEUs per tahun.
“Ini yang perlu kita dorong terus. Karena dalam teori ekonomi, kita harus menciptakan para pembeli. Kalau kita berdagang tetapi tidak ada pembeli, bagaimana caranya? Untuk menciptakan pembeli, kita harus mendorong lapangan kerja. Untuk menciptakan lapangan pekerjaan, yang harus kita dorong adalah investasi,” tegasnya.
Bagi Ing Iskandarsyah, investasi bukan sekadar masuknya modal ke daerah, melainkan instrumen penting untuk menciptakan lapangan kerja, menggerakkan konsumsi masyarakat, memperluas aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat daya saing Karimun.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan bersama-sama menjaga rasa aman dan nyaman bagi investor.
Menurutnya, kepastian serta kenyamanan berusaha merupakan modal penting untuk membuka ruang investasi, termasuk di sektor pariwisata.
“Ayo kita sama-sama menjaga rasa aman dan nyaman di dalam investasi, termasuklah pariwisata,” katanya.
Di sisi lain, Bupati juga menekankan pentingnya kesinambungan pembangunan.
Menurutnya, kemajuan Karimun hari ini tidak terlepas dari fondasi yang telah diletakkan oleh para pemimpin sebelumnya.
Ia menyebut pembangunan yang telah dirintis oleh almarhum H Muhammad Sani, kemudian dilanjutkan oleh Nurdin Basirun dan Aunur Rafiq, merupakan fondasi yang perlu terus diperkuat dan dikembangkan sesuai tantangan zaman.
“Apa yang telah dibangun oleh pemimpin-pemimpin sebelumnya di Karimun telah membangun fondasi-fondasi yang perlu kita perkuat. Nah, ini yang harus kita dorong terus,” tuturnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Ing Iskandarsyah saat menghadiri pelantikan Pengurus PKSB Kabupaten Karimun periode 2026–2030 di Rumah Gadang PKSB Kabupaten Karimun, Senin (24/8/2026) malam.
Dengan posisi geografis yang berhadapan langsung dengan jalur perdagangan Selat Malaka, Karimun kini menghadapi tantangan untuk mengubah keunggulan geografis menjadi keunggulan ekonomi.
Penguatan pelabuhan, investasi, lapangan kerja dan pariwisata menjadi mata rantai yang dinilai penting untuk membawa Karimun naik kelas sebagai salah satu simpul ekonomi strategis di kawasan. (Nov)






