KARIMUN | WARTA RAKYAT — Langkah nyata dalam mentransformasi tata kelola dan fasilitas publik terus digelorakan oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bumi Berazam Jaya (BBJ) Kabupaten Karimun.
Sebagai wujud nyata dari komitmen kemitraan yang solid antara pengelola dan pelaku usaha, Perumda BBJ bersama para pedagang sukses menggelar aksi gotong royong massal di kawasan Pasar Puan Maimun Karimun pada Rabu, 15 Juli 2026.
Aksi bersih-bersih lingkungan yang diikuti dengan antusiasme tinggi oleh para pedagang ini dirancang bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan sebuah gerakan kolektif untuk menumbuhkan kepedulian bersama terhadap pentingnya menjaga aspek higienitas dan kenyamanan pusat perbelanjaan tradisional terbesar di Karimun tersebut.
Direktur Perumda BBJ Kabupaten Karimun, H Muhammad Mahsun, mengungkapkan bahwa kebersihan pasar adalah fondasi utama dalam membangun kenyamanan transaksi bagi pedagang sekaligus daya tarik bagi konsumen.
“Kegiatan hari ini merupakan tonggak awal dari paradigma baru pengelolaan pasar kita. Gotong royong ini sengaja dirancang untuk memantik kesadaran dan kepedulian yang mendalam di antara sesama pedagang mengenai arti penting kebersihan. Pasar yang bersih tidak hanya mendatangkan kenyamanan, tetapi secara langsung juga akan meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing Pasar Puan Maimun itu sendiri,” ujarnya.
Mahsun menambahkan, bahwa kebersamaan ini mencerminkan hubungan kemitraan yang setara dan harmonis antara Perumda BBJ selaku pengelola dengan komunitas pedagang sebagai penggerak utama pasar.
Menariknya, aksi gotong royong perdana ini tidak hanya fokus pada pembersihan fisik area selokan dan koridor pasar.
Pihak manajemen Perumda BBJ memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan inspeksi mendalam (assessment) secara langsung guna memetakan berbagai elemen infrastruktur vital yang membutuhkan pembenahan segera.
Berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan, manajemen mengidentifikasi beberapa sektor prioritas yang akan segera masuk ke dalam tahap revitalisasi dan pembenahan, antara lain optimalisasi fungsi saluran air limbah domestik pasar untuk mencegah penyumbatan dan bau tidak sedap.
Selain itu, Penataan ulang serta perluasan instalasi jaringan air bersih guna menjamin kelancaran pasokan air bagi kebutuhan operasional harian pedagang.
Kemudian, pemeriksaan jaringan instalasi listrik demi meminimalisasi risiko korsleting, serta pemetaan sistem pengamanan pasar terpadu untuk memberikan perlindungan maksimal selama 24 jam.
Gerakan massal yang baru pertama kali diinisiasi secara terstruktur ini dipastikan tidak akan menjadi agenda sekali selesai. Perumda BBJ berkomitmen menjadikannya sebagai program berkala yang berkelanjutan.
“Ini adalah aksi perdana kita, sebuah langkah awal dari perjalanan panjang. Kami berkomitmen penuh bahwa agenda gotong royong dan inspeksi bersama ini akan dilaksanakan secara terus-menerus dan konsisten. Kami ingin memastikan setiap dinamika dan kendala fasilitas di lapangan dapat direspons dengan cepat dan tepat, demi mewujudkan Pasar Puan Maimun yang bersih, aman, dan modern,” pungkas Muhammad Mahsun dengan optimis.
Dengan sinergi kuat yang mulai terbangun ini, Pasar Puan Maimun kini bersiap melangkah menuju standar baru pusat perniagaan yang bersih, higienis, dan ramah bagi seluruh masyarakat Kabupaten Karimun. [Nov]






