Sinergi Pengelola-Pedagang Jadi Kunci, Perumda Bumi Berazam Jaya Siapkan Lantai 2 Pasar Puan Maimun Jadi Sentra Elektronik

Sinergi Pengelola-Pedagang Jadi Kunci, Perumda Karimun Siapkan Lantai 2 Pasar Puan Maimun Jadi Sentra Elektronik

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Sebagai episentrum aktivitas domestik dan denyut nadi perekonomian masyarakat di Kabupaten Karimun, keberadaan pasar rakyat menuntut pengelolaan yang tidak hanya sekadar konvensional, melainkan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Menjawab tantangan tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bumi Berazam Jaya (BBJ) tengah mempersiapkan cetak biru (blueprint) penataan komprehensif guna menyuntikkan energi baru ke dalam ekosistem niaga Pasar Puan Maimun.

Bacaan Lainnya

​Langkah strategis ini dirancang untuk mengubah paradigma pasar tradisional menjadi pusat perbelanjaan yang lebih representatif, bersih, dan berdaya saing tinggi bagi masyarakat perbatasan.

​Direktur Perumda Bumi Berazam Jaya Karimun, Muhammad Mahsun, menegaskan bahwa rekonstruksi dan penataan sebuah pasar tidak dapat bertumpu pada kebijakan satu arah dari regulator semata.

Diperlukan komitmen kolektif dan jembatan komunikasi yang kokoh antara pihak pengelola dan para pedagang sebagai pelaku utama di lapangan.

​”Membangun dan memajukan sebuah pasar rakyat itu mutlak membutuhkan sinergi yang harmonis antara pengelola dan para pedagang. Keduanya adalah pilar yang saling menguatkan. Ketika pengelola menghadirkan kepastian fasilitas yang layak dan pedagang menjaga ketertiban serta kenyamanan bertransaksi, di situlah akan tercipta simbiosis mutualisme yang sehat,” ujar Muhammad Mahsun saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/7/2026).

​Mahsun menilai, keterbukaan informasi dan pelibatan pedagang dalam setiap proses pengambilan keputusan menjadi kunci penting untuk meminimalisasi potensi konflik sekaligus mengakselerasi program penataan ruang niaga.

Salah satu terobosan konkret yang kini tengah dimatangkan oleh Perumda Bumi Berazam Jaya adalah optimalisasi ruang publik pada area lantai dua Pasar Puan Maimun. Kawasan yang sebelumnya kurang produktif tersebut akan diproyeksikan dan dialihfungsikan secara khusus sebagai pusat niaga barang-barang elektronik.

​Langkah ini diambil guna memecah konsentrasi kepadatan pengunjung sekaligus menciptakan segmentasi pasar yang lebih jelas dan menarik minat konsumen dari berbagai kalangan.

​”Kami berencana menjadikan lantai dua Pasar Puan Maimun sebagai zona khusus atau center penjualan barang-barang elektronik. Dengan adanya zonasi yang spesifik ini, kami optimis arus kunjungan masyarakat ke pasar akan semakin merata, yang pada akhirnya tentu akan berdampak positif pada peningkatan omzet para pedagang secara keseluruhan,” ungkap Mahsun memaparkan rencana strategisnya.

Lebih lanjut, Mahsun menambahkan bahwa rencana besar ini tidak akan berhenti pada aspek pembagian zona semata.

Perumda Bumi Berazam Jaya berkomitmen untuk meredefinisi tata kelola estetika dan fasilitas penunjang di Pasar Puan Maimun agar memiliki daya pikat layaknya pusat perbelanjaan modern tanpa kehilangan esensi kerakyatannya.

​Berbagai inovasi pelayanan berbasis digital, penataan alur pengunjung yang ramah, hingga tata pencahayaan dan sirkulasi udara yang lebih segar kini sedang digodok secara matang.

​”Komitmen kami adalah menata kembali Pasar Puan Maimun agar jauh lebih baik, bersih, dan nyaman dari kondisi saat ini. Kami akan mengalirkan berbagai inovasi serta ide-ide kreatif dalam proses manajemennya. Kita ingin menghapus stigma bahwa pasar rakyat itu identik dengan kesan kumuh. Puan Maimun harus bertransformasi menjadi ikon kebanggaan belanja masyarakat Karimun yang modern dan ramah keluarga,” pungkas Mahsun optimistis. [Nov]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses