Kawal Target Fiskal, Bupati Iskandarsyah Desak OPD Lakukan Inovasi Optimalisasi PAD

Kawal Target Fiskal, Bupati Iskandarsyah Desak OPD Lakukan Inovasi Optimalisasi PAD. FOTO: ist

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Pemerintah Kabupaten Karimun bergerak cepat mengamankan target pembangunan daerah di paruh pertama tahun anggaran.

Langkah strategis ini ditegaskan langsung oleh Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, yang memimpin jalannya Rapat Evaluasi Kinerja dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Semester 1 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun pada Selasa (14/7/2026).

Bacaan Lainnya

Rapat pleno yang dihadiri oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta jimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini berfungsi sebagai instrumen audit performa sekaligus ruang taktis untuk mengukur deviasi pencapaian program kerja dan realisasi pendapatan daerah pada pertengahan tahun.

Bupati Karimun menekankan urgensi pergeseran paradigma dalam tata kelola keuangan daerah.

Evaluasi difokuskan secara mendalam pada sektor-sektor krusial penopang fiskal daerah, terutama optimalisasi retribusi pajak dan penguatan kontribusi deviden dari BUMD.

Bupati Iskandarsyah menginstruksikan seluruh instansi terkait untuk segera melahirkan inovasi pelayanan yang adaptif, melakukan reformasi tata kelola berbasis akuntabilitas, serta memperketat pengawasan di lapangan.

Langkah ini dinilai mutlak dilakukan agar target-target yang telah dikunci dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tetap berada dalam jalur yang tepat.

”Kita harus memastikan realisasi pendapatan berjalan seiring dengan target yang telah disepakati. Setiap rupiah dari sektor pajak dan retribusi sangat berarti untuk kelanjutan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Karimun,” tegas Bupati Karimun.

Selain berfokus pada instrumen fiskal penerimaan, forum evaluasi paruh waktu ini juga membedah secara rigid progres pembangunan fisik serta daya serap anggaran pada semester pertama.

Langkah pemantauan ini penting guna mencegah terjadinya penumpukan realisasi anggaran di akhir tahun.

Bupati mengingatkan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Karimun bahwa performa makro daerah diukur dari tiga pilar utama, yakni kedisiplinan birokrasi, transparansi tata kelola, dan akuntabilitas mutlak dalam pelaporan keuangan daerah.

Melalui konsolidasi ini, Pemerintah Kabupaten Karimun menargetkan penguatan sinergi lintas OPD untuk bergerak cepat mengurai sumbatan-sumbatan birokrasi maupun kendala teknis di lapangan.

Reorientasi pada semester pertama ini diharapkan menjadi landasan pacu yang kokoh agar eksekusi program pembangunan pada semester kedua berjalan jauh lebih maksimal, efisien, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. [Nov]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses