MPTTI Karimun Satukan Spiritualitas dan Kebangsaan, Hadirkan Abuya Amran Waly dalam Tabligh Akbar

MPTTI Karimun Satukan Spiritualitas dan Kebangsaan, Hadirkan Abuya Amran Waly dalam Tabligh Akbar

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTTI) Kabupaten Karimun akan menggelar rangkaian kegiatan keagamaan yang dirangkai dengan momentum kebangsaan dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Rabu (26/8/2026).

Dipusatkan di Masjid Baiturrahman, Teluk Air, kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut akan diisi dengan pengukuhan Pengurus MPTTI Kabupaten Karimun periode 2025–2030, syukuran HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, tabligh akbar hingga zikir Rateb Siribee.

Bacaan Lainnya

Tabligh akbar menghadirkan Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidy, Pimpinan Pusat Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Asia Tenggara, sekaligus Murobbi Tariqat Naqsyabandiyah dan Wali Agama Aceh.

Ketua MPTTI Kabupaten Karimun, H. Asdiwar, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut tidak semata-mata diposisikan sebagai seremoni pengukuhan kepengurusan, melainkan menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah, memperdalam penghayatan keagamaan serta meneguhkan kontribusi MPTTI bagi kehidupan sosial masyarakat.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Pengukuhan pengurus juga menjadi awal untuk menjalankan amanah organisasi dengan lebih baik dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa (25/8) siang.

Menurutnya, perpaduan antara pengukuhan organisasi, syukuran kemerdekaan, Maulid Nabi, tabligh akbar dan zikir Rateb Siribee memiliki pesan yang kuat.

Nilai spiritual dan semangat kebangsaan, kata dia, harus ditempatkan sebagai dua kekuatan yang saling menopang dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Kehadiran Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidy juga diharapkan memberikan penguatan terhadap pemahaman keislaman sekaligus menjadi ruang refleksi spiritual bagi masyarakat Karimun.

“Kehadiran Abuya diharapkan dapat memberikan pencerahan dan penguatan pemahaman keagamaan kepada masyarakat. Kita ingin kegiatan ini tidak berhenti pada acara seremonial, tetapi memberikan nilai dan kesan spiritual yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

H. Asdiwar menambahkan, MPTTI Kabupaten Karimun akan terus mendorong tradisi keilmuan yang bertumpu pada tauhid, tasawuf dan dzikir sebagai bagian dari ikhtiar membentuk pribadi yang lebih baik sekaligus membangun kehidupan sosial yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Mengusung semangat “Siapa mengenal dirinya, dia mengenal Tuhannya”, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menghidupkan kembali kesadaran spiritual sekaligus memperkuat peran MPTTI sebagai wadah pengkajian tauhid dan tasawuf di tengah masyarakat Kabupaten Karimun.

Lebih dari sekadar peringatan, rangkaian kegiatan ini diharapkan menjadi ruang perenungan bahwa penguatan iman, kecintaan kepada Rasulullah SAW, persaudaraan dan rasa syukur atas kemerdekaan merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang religius, berkarakter dan berkeadaban.(Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses