Panggung Talenta Bumi Berazam: POPDA Kepri X 2026 Resmi Dimulai di Karimun, 744 Medali Diperebutkan

Kontingen Kabupaten Karimun pada pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke-10 Provinsi Kepri di lapangan Panggung Rakyat Putri Kemuning Coastal Area, Kamis (2/7) sore. Foto: Nov

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Kabupaten Karimun resmi menjadi pusat perhatian insan olahraga di Kepulauan Riau seiring dimulainya perhelatan akbar Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke-10 Tingkat Provinsi Kepri tahun 2026.

Ajang bergengsi yang mempertemukan atlet-atlet pelajar terbaik dari berbagai pelosok daerah ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 2 hingga 8 Juli 2026.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Kepulauan Riau, Darson, menegaskan bahwa POPDA bukan sekadar rutinitas kompetisi tahunan, melainkan sebuah instrumen strategis dalam cetak biru pembangunan olahraga daerah.

Menurutnya, ada tiga pilar utama yang menjadi ruh dari penyelenggaraan multievent kali ini.

“Pertama, ajang ini adalah ajang esensial untuk mengukur pencapaian prestasi olahraga atlet pelajar daerah secara objektif. Kedua, POPDA berfungsi sebagai sarana awal evaluasi komprehensif terhadap pelaksanaan program pembinaan olahraga pelajar yang berjalan di kabupaten dan kota. Dan yang ketiga, ini adalah fase seleksi krusial dalam pembentukan tim pelajar daerah tangguh yang akan dipersiapkan pada event olahraga pelajar di tingkat regional maupun nasional,” ujar Darson saat pembukaan acara.

POPDA X dibuka secara langsung Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad di lapangan Panggung Rakyat Putri Kemuning Coastal Area, Kamis (2/7) sore. Hadir dalam pembukaan kepala daerah, se-Provinsi Kepri.

Guna menyemarakkan atmosfer kompetisi, panitia penyelenggara menyebar lokasi pertandingan di beberapa kecamatan di Kabupaten Karimun.

Cabang olahraga prestisius seperti atletik dan sepak bola dipusatkan di Stadion Badang Perkasa.

Sementara itu, cabang lainnya seperti bola voli mengambil tempat di GOR Indoor Dispora Karimun, bulu tangkis di GOR Gadjah Mada, dan olahraga bela diri karate sebagai eksibisi akan digelar di Auditorium Mal Pelayanan Publik.

Tercatat sebanyak tujuh kabupaten dan kota mengirimkan putra-putri terbaik mereka demi memperebutkan total 744 medali, yang terdiri atas 221 medali emas, 221 medali perak, dan 302 medali perunggu.

Persaingan ketat diprediksi akan terjadi di semua dari total 91 nomor pertandingan yang terbagi atas 47 nomor kategori putra dan 44 nomor kategori putri.

Kota Tanjungpinang datang dengan kekuatan penuh membawa kontingen terbesar sebanyak 248 orang. Menyusul ketat di belakangnya, Kota Batam memboyong 246 personel.

Sementara itu, sang tuan rumah, Kabupaten Karimun, siap memberikan kejutan dengan kekuatan 188 orang kontingen, didukung penuh oleh gemuruh motivasi masyarakat lokal.

Kabupaten Bintan (227 orang), Kabupaten Lingga (89 orang), Kabupaten Kepulauan Anambas (82 orang), dan Kabupaten Natuna (70 orang) juga menegaskan kesiapan mereka untuk mengakhiri dominasi kota-kota besar.

Penyelenggaraan POPDA Kepri X tahun 2026 ini didanai secara penuh melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepulauan Riau tahun anggaran 2026, yang disalurkan melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau.

Dengan tata kelola kompetisi yang profesional dan dukungan fasilitas venue yang representatif di Bumi Berazam, POPDA tahun ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara-juara baru, tetapi juga mempererat simpul persaudaraan antargenerasi muda di Kepulauan Riau demi membawa nama daerah harum di kancah nasional. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses