KARIMUN | WARTA RAKYAT – Perjalanan PS Buana Citra Karimun di Piala Soeratin PSSI Kepulauan Riau 2026 memasuki fase krusial.
Setelah berhasil melewati ketatnya persaingan Grup B, skuad muda Buana Citra kini bersiap menatap babak semifinal dengan satu target yakni menembus partai final.
PS Buana Citra Karimun memastikan tiket semifinal setelah mengakhiri fase grup sebagai runner-up.
Tiga pertandingan dilalui dengan catatan cukup solid, yakni bermain imbang 1-1 melawan BBM Kepri, kemudian meraih kemenangan meyakinkan 5-2 atas KCT, dan kembali bermain imbang 1-1 kontra Patriot Batam.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk menghadapi pertandingan semifinal yang dijadwalkan berlangsung Rabu (12/8/2026) di Stadion Gelora Sri Tri Buana Dompak, Tanjungpinang. Di babak empat besar, Buana Citra Karimun akan menghadapi PS Shark.
Humas PS Buana Citra Karimun, Frans, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan tim melewati fase grup yang dinilainya sangat kompetitif.
Menurutnya, Grup B layak disebut sebagai grup berat karena dihuni sejumlah tim yang memiliki kualitas dan materi pemain yang mumpuni.
“Pertama kami mengucapkan syukur karena bisa melewati grup neraka. Di grup ini banyak tim unggulan, seperti BBM Kepri yang memiliki pemain-pemain muda berbakat dari empat kabupaten/kota, kemudian Patriot Batam yang merupakan gabungan dari tiga SSB,” ujar Frans kepada Warta Rakyat, Selasa (11/8) siang.
Menurut Frans, keberhasilan lolos dari persaingan tersebut bukan hanya ditentukan kemampuan teknis, tetapi juga mental dan kekompakan para pemain.
Kini, tantangan berikutnya sudah menanti. Menghadapi PS Shark di semifinal, Buana Citra Karimun dituntut tampil tanpa beban sekaligus tetap menjaga disiplin permainan.
Sementara itu, Pelatih Kepala PS Buana Citra Karimun, Hawk, meminta seluruh pemain menikmati pertandingan semifinal dengan keberanian dan keyakinan.
Ia berharap anak asuhnya tidak terbebani oleh status semifinalis dan mampu mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik di lapangan.
“Harapan kami anak-anak bisa bermain lepas, spartan dan pantang menyerah pada babak semifinal, sehingga bisa mendapatkan hasil yang terbaik ketika melawan PS Shark dan lolos ke final,” tegas Hawk.
Menurutnya, perjalanan di fase grup telah memberikan pengalaman penting bagi para pemain.
Menghadapi lawan dengan karakter dan kualitas berbeda menjadi proses pembelajaran yang sangat berharga bagi perkembangan skuad muda Buana Citra.
Semifinal bukan lagi sekadar pertandingan untuk menentukan siapa yang lebih unggul. Bagi Buana Citra Karimun, laga tersebut menjadi momentum untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi sepak bola usia muda Kepulauan Riau.
Dengan modal permainan yang telah dibangun sejak fase grup, Buana Citra kini tinggal selangkah lagi menuju partai puncak.
Dari grup yang disebut “neraka”, Buana Citra Karimun berhasil keluar dengan kepala tegak. Kini, PS Shark berdiri di antara mereka dan final dan 12 Agustus akan menjadi panggung bagi para pemain muda Karimun untuk menunjukkan seberapa jauh mimpi itu bisa diwujudkan.(Nov)






