KARIMUN | WARTA RAKYAT — Pemerintah Kabupaten Karimun menyiapkan Pulau Kundur sebagai salah satu penggerak baru ekonomi daerah.
Strateginya diarahkan pada pemerataan ekonomi desa, penguatan potensi wilayah bersama PT Timah, hingga rencana pembangunan pabrik pakan untuk memperkuat sektor pangan.
Hal itu disampaikan Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, dalam penandatanganan Nota Kesepakatan Pemkab Karimun dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait perlindungan pekerja rentan desa di Gedung Nilam Sari, Jumat (25/9/2026).
Menurutnya, pengembangan kawasan bersama PT Timah mencakup sejumlah wilayah di Pulau Kundur, termasuk Desa Kundur, Sawang Laut, Sawang Selatan, Lubuk hingga Kelurahan Sawang.
“Kita sedang merancang betul-betul. Kita ingin potensi yang ada bisa menggerakkan ekonomi masyarakat. Kita juga mendapat pendampingan dari Kejaksaan Negeri agar pelaksanaannya sesuai aturan,” ujar Ing Iskandarsyah.
Ia menyebut program PIP yang tengah didorong berpotensi menciptakan perputaran ekonomi sekitar Rp15 miliar per bulan apabila berjalan optimal.
“Itu bagian dari inisiatif kita untuk men-trigger ekonomi. Karena konsep pembangunan kita bukan hanya pertumbuhan, tetapi juga pemerataan,” tegasnya.
Di sektor pangan, Pemkab Karimun juga mendorong rencana pembangunan pabrik pakan di Pulau Kundur.
Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat rantai pasok peternakan sekaligus membantu menekan tekanan harga daging ayam yang berpengaruh terhadap inflasi.
Rencana tersebut tengah dikomunikasikan bersama pihak terkait, termasuk Danantara.
“Insyaallah Danantara sudah punya hitung-hitungan dan kita rencanakan pabrik pakan ditempatkan di Pulau Kundur. Mudah-mudahan ini bisa memperkuat sektor pangan sekaligus menekan inflasi,” kata Bupati.»
Ing Iskandarsyah menegaskan, pembangunan Kundur tidak hanya ditujukan untuk menciptakan pertumbuhan, tetapi memastikan manfaat ekonomi mengalir hingga masyarakat desa.
“Kita ingin ekonomi tumbuh, tetapi pertumbuhan itu harus dirasakan masyarakat. Karena itu, pemerataan menjadi bagian penting dari konsep pembangunan Karimun,” pungkasnya. (Nov)





