KARIMUN | WARTA RAKYAT — Pemerintah Kabupaten Karimun menempatkan kepala desa sebagai aktor kunci pembangunan dari bawah, sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden untuk membangun desa, memperluas pemerataan ekonomi dan mengentaskan kemiskinan.
Penegasan itu disampaikan Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, saat penandatanganan Nota Kesepakatan Pemkab Karimun dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait perlindungan pekerja rentan desa se-Kabupaten Karimun, di Gedung Nilam Sari, Kompleks Kantor Bupati Karimun, Jumat (25/9/2026).
Menurutnya, ukuran keberhasilan pembangunan desa bukan semata-mata banyaknya program atau pembangunan fisik, melainkan kemampuan kepala desa menciptakan masyarakat yang mandiri dan desa yang mampu mengembangkan potensinya sendiri.
“Keberhasilan seorang pemimpin, termasuk kepala desa, adalah ketika dia mampu membangun kemandirian masyarakatnya dan kemandirian desanya,” tegas Ing Iskandarsyah.
Karena itu, kepala desa didorong tidak hanya menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi menjadi penggerak utama potensi ekonomi lokal. Setiap desa dinilai memiliki karakter dan sumber daya berbeda yang harus diolah menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.
“Kepala desa adalah salah satu kunci utama untuk menggerakkan masyarakat. Potensi wilayah harus dimanfaatkan secara maksimal agar pembangunan benar-benar memberikan dampak dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Arah tersebut menjadi bagian dari visi Kabupaten Karimun untuk mewujudkan daerah yang maju, sejahtera dan berbudaya melalui program Desa Aman, Mandiri dan Sejahtera (Desa Amanah).
Ing Iskandarsyah juga menyampaikan capaian kinerja Kabupaten Karimun di tingkat regional.
Ia menyebut Karimun memperoleh penghargaan sebagai pemerintah dengan kinerja terbaik kedua dari 154 kabupaten/kota se-Sumatera, yang disampaikannya sebagai salah satu capaian pemerintah daerah.
Bagi Bupati, capaian tersebut harus menjadi energi untuk memperkuat pembangunan berbasis desa, bukan sekadar menjadi penghargaan administratif.
“Prestasi harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik. Kita ingin pembangunan dari desa menghasilkan masyarakat yang semakin mandiri, bukan semakin bergantung,” katanya.
Agenda tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batam Sekupang Muhammad Abdurrahman Sholih, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karimun Ana Rizky Toyyibah, Kepala BPJS Karimun Lulus Hariyono, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Sosial, para camat se-Pulau Karimun serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Karimun.
Bupati menegaskan, ketika kepala desa mampu menggerakkan potensi wilayah dan membangun kemandirian masyarakat, maka desa akan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan Kabupaten Karimun secara keseluruhan.
“Kita membangun Karimun dari bawah. Kalau desanya kuat, masyarakatnya mandiri, maka Kabupaten Karimun juga akan semakin kuat,” pungkasnya. (Nov)






