KARIMUN | WARTA RAKYAT — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2026 di Kabupaten Karimun diperingati dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.
Bertempat di halaman Kantor Bupati Karimun, upacara kenegaraan ini dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Sularno, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Senin (27/7/2026).
Upacara yang dihadiri oleh jajaran pejabat serta unsur aparatur pemerintah daerah tersebut menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen masyarakat akan krusialnya peran generasi muda dalam menyongsong masa depan bangsa.
Pj Sekda Sularno membacakan amanat resmi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia yang menekankan pentingnya perlindungan menyeluruh terhadap anak dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi.
Sularno menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan hanya sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum strategis untuk menggugah kepedulian kolektif.
Ia memaparkan bahwa pemenuhan hak dasar anak yang meliputi hak untuk hidup, tumbuh kembang, perlindungan, hingga hak berpartisipasi secara optimal merupakan pilar utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Anak-anak adalah aset terbesar bangsa dan pemegang estafet kepemimpinan di masa depan. Oleh karena itu, memastikan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang mereka adalah tanggung jawab kita bersama, mulai dari lingkungan keluarga hingga tingkat negara,” ujar Sularno.
Komitmen tersebut selaras dengan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Karimun yang terus menggenjot berbagai program strategis demi mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA).
Melalui sinergi lintas sektoral yang melibatkan pemerintah, orang tua, dunia pendidikan, serta masyarakat luas, Pemkab Karimun bertekad menekan angka kekerasan terhadap anak sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi kreativitas dan inovasi generasi muda di Bumi Berazam.
Melalui momentum Hari Anak Nasional 2026 ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat semakin memperkuat kolaborasi nyata, menjadikan anak-anak Karimun sebagai tunas bangsa yang cerdas, ceria, terlindungi, dan siap memimpin masa depan dengan penuh integritas. (Nov)






