KARIMUN | WARTA RAKYAT — Semangat gotong royong dan kreativitas akar rumput kembali membuahkan hasil manis di Kabupaten Karimun.
Dusun Kemunting, Desa Tanjung Berlian Barat, Kecamatan Kundur Utara, sukses mencuri perhatian publik setelah berhasil menyulap jalur air yang sebelumnya terbengkalai menjadi sebuah destinasi wisata rekreasi berdaya tarik tinggi, yang kini dikenal sebagai Taman Pemandian Pelangi Impian.
Inisiatif mandiri warga ini mendapat apresiasi hangat dari Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah.
Orang nomor satu di Kabupaten Karimun tersebut menilai bahwa terobosan yang lahir dari kepedulian masyarakat ini merupakan manifestasi nyata bahwa kemajuan daerah yang berkelanjutan selalu berakar dari kebersamaan warga.
Kehadiran Taman Pemandian Pelangi Impian tidak sekadar memperkaya daftar destinasi rekreasi lokal, melainkan membawa angin segar bagi kebangkitan sektor pariwisata berbasis desa.
Aliran air yang sebelumnya belum tersentuh pemanfaatan optimal, kini bertransformasi menjadi kawasan pemandian yang nyaman, asri, dan menarik bagi pengunjung dari berbagai kalangan.
Bupati Ing Iskandarsyah dalam pandangannya menekankan bahwa inovasi semacam ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi bagi perekonomian kerakyatan.
Ia menilai potensi yang dikembangkan oleh warga Dusun Kemunting sangat layak untuk mendapat dukungan penuh agar bertransformasi menjadi objek wisata unggulan berskala lebih luas.
“Inovasi yang lahir dari bawah seperti ini adalah bukti otentik kekuatan gotong royong masyarakat kita. Ketika warga memiliki kepedulian dan kreativitas untuk membaca potensi alam di sekitar mereka, di situlah lahir sebuah harapan baru bagi kemajuan daerah,” ujar Bupati Iskandarsyah.
Lebih dari sekadar tempat berwisata, pengembangan Taman Pemandian Pelangi Impian diproyeksikan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal.
Dengan tata kelola yang profesional, destinasi ini diyakini mampu mendatangkan multiplier effect bagi kesejahteraan warga sekitar.
Pemerintah Kabupaten Karimun optimistis bahwa keberadaan objek wisata desa ini ke depannya akan memberikan kontribusi positif berupa:
▪︎ Pendapatan Desa: Menjadi sumber pemasukan mandiri bagi kas dusun dan desa guna menunjang pembangunan infrastruktur lanjutan.
▪︎ Pemberdayaan Ekonomi Warga: Membuka peluang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM lokal untuk menjajakan produk kuliner, kerajinan tangan, dan jasa pendukung pariwisata.
▪︎ Penciptaan Lapangan Kerja: Menyerap tenaga kerja lokal dari masyarakat sekitar sehingga mampu menekan angka pengangguran di tingkat desa.
Langkah progresif yang ditunjukkan oleh warga Dusun Kemunting, Desa Tanjung Berlian Barat, diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi wilayah-wilayah lain di Kabupaten Karimun untuk menggali potensi lokal masing-masing.
Kolaborasi antara inisiatif masyarakat yang kuat dan dukungan regulasi dari pemerintah daerah diyakini akan menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa, menjadikan pariwisata sebagai salah satu pilar utama pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Bumi Berazam. (Nov)






