Bupati Ing Iskandarsyah Dorong Sinergi PLN, Swasta, dan Optimalisasi EBT

Bupati Karimun Ing Iskandarsyah. (Foto: Nov)

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Pemerintah Kabupaten Karimun terus mematangkan langkah strategis guna memastikan keandalan pasokan energi listrik jangka menengah dan panjang di wilayahnya.

Langkah ini diambil sebagai fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang kompetitif serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menegaskan bahwa penguatan sektor kelistrikan merupakan prasyarat mutlak yang tidak dapat ditawar.

Tanpa pasokan listrik yang stabil dan memadai, para investor tentu akan berpikir ulang untuk menanamkan modalnya di Karimun.

“Meminta PLN dan Kementerian ESDM untuk mensupport kelistrikan Karimun, karena investor tidak akan tertarik jika kelistrikan tidak diperkuat,” ujar Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, Kamis (23/7/2026).

Sebagai bagian dari upaya konkret, Pemkab Karimun secara aktif mendorong penyelesaian dan realisasi suplai daya dari pihak Independent Power Producer (IPP) yang ada di daerah.

Fokus utama diarahkan kepada PT Soma agar segera mengoperasikan pembangkit listrik mereka yang memiliki kapasitas besar.

“Mendorong PT Soma untuk segera merealisasikan suplai daya dari pembangkit mereka yang berkapasitas 2×31 MW (sudah selesai dibangun namun belum berjalan bertahun-tahun),” tuturnya.

Selain itu, evaluasi dan dorongan serupa juga diberikan kepada pengelola wilayah usaha kelistrikan lainnya agar lebih fokus dalam efisiensi pelayanan.

“Mendorong Karimun Power Plant yang area penyalurannya telah diperkecil dari sekitar 7.000 hektar menjadi 700 hektar agar fokus pada titik-titik tertentu,” tambah Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah.

Tidak hanya mengandalkan jaringan konvensional, pemerintah daerah juga merancang inovasi melalui pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) serta optimalisasi aset-aset milik pemerintah daerah dan BUMD.

Langkah taktis ini dipersiapkan untuk mendongkrak suplai daya cadangan guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik di masa mendatang.

“Bekerja sama dengan pihak swasta membangun PLTS dengan memanfaatkan lahan pemkab seluas sekitar 6 hektar, serta memanfaatkan waduk-waduk PDAM (memanfaatkan 10% dari total 100 hektar waduk) untuk merancang suplai daya tambahan sekitar 15–16 MW ke depan,” pungkas Bupati Karimun.

Melalui peta jalan dan komitmen yang kuat antara pemerintah pusat, PLN, investor swasta, serta optimalisasi potensi lokal ini, Bupati Ing Iskandarsyah optimis kemandirian dan keandalan kelistrikan di Kabupaten Karimun dapat segera terwujud secara paripurna. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses