Peta Persaingan POPDA X 2026: Tanjungpinang Kokoh di Puncak, Perebutan 744 Medali Memasuki Fase Krusial

Kontingen Kabupaten Karimun pada pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke-10 Provinsi Kepri di lapangan Panggung Rakyat Putri Kemuning Coastal Area, Kamis (2/7) sore. Foto: Nov

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Perhelatan akbar Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Tahun 2026 yang berlangsung sejak 2 hingga 8 Juli 2026 kini telah memasuki fase puncaknya.

Atmosfer kompetisi semakin memanas seiring dengan semakin dekatnya upacara penutupan.

Bacaan Lainnya

Diikuti oleh kontingen dari berbagai kabupaten dan kota, ajang bergengsi ini memperebutkan total 744 medali, yang terdiri atas 221 medali emas, 221 medali perak, dan 302 medali perunggu.

Baca Juga :  Dandim 0317/TBK Tekankan Disiplin dan Bijak Bermedsos

Berdasarkan data resmi rekap perolehan medali sementara yang dirilis per Selasa, 7 Juli 2026 pukul 08.00 WIB, sebanyak 100 medali telah berhasil dikonversi oleh para atlet pelajar terbaik daerah.

Kontingen Tanjungpinang tampil impresif dan sukses mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen sementara. Dengan koleksi 12 medali emas, 8 perak, dan 8 perunggu (total 28 medali).

Tanjungpinang menunjukkan dominasi yang sulit dibendung oleh para pesaing terdekatnya. Konsistensi para atlet muda ini menjadi modal berharga menuju hari terakhir kompetisi.

Di bawah sang pemuncak klasemen, perebutan posisi runner-up berlangsung sangat ketat dan dramatis, Lingga berada di peringkat kedua dengan torehan 5 emas, 7 perak, dan 5 perunggu (total 17 medali).

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Sat Samapta Polres Karimun dan Brimob Salurkan Air Bersih untuk Warga

Kemudian, Bintan menempel ketat di posisi ketiga dengan raihan **5 emas, 5 perak, dan 6 perunggu (total 16 medali), hanya selisih tipis dalam perolehan perak dari Lingga.

Selanjutnya, Batam, meski mengumpulkan total medali yang cukup banyak yaitu 25 medali, harus puas di posisi keempat karena baru mengamankan 4 emas, 8 perak, dan 13 perunggu.

Lalu, Natuna membayangi di peringkat kelima dengan 4 emas, 3 perak, dan 4 perunggu (total 11 medali).

Sementara itu, Karimun berada di posisi keenam dengan capaian 1 emas dan 2 perunggu (total 3 medali).

Baca Juga :  Operasi Lilin 2025, Ini Fokus Pengamanan Polres Karimun

Di sisi lain, kontingen, Anambas, masih terus berjuang di sisa laga yang ada untuk pecah telur dan membawa pulang medali pertama mereka dalam ajang dua tahunan ini.

Dengan ratusan medali yang masih belum bertuan dari total 744 medali yang diperebutkan, konstelasi klasemen masih sangat dinamis dan berpotensi berubah hingga detik-detik terakhir pada 8 Juli esok.

POPDA X 2026 bukan sekadar panggung berburu medali, melainkan manifestasi dari pembinaan atlet muda berbakat yang siap mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih tinggi. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses