KARIMUN | WARTA RAKYAT — Panggung olahraga pelajar tertinggi di Kepulauan Riau resmi dimulai dengan pesan persatuan yang kuat.
Sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan resmi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun menggelar Open Dinner atau jamuan makan malam bersama bagi seluruh kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 2026, Kamis (2/7/2026) malam.
Acara yang berlangsung khidmat ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan momentum diplomasi budaya dan olahraga untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyatukan visi sportivitas di antara ratusan atlet muda yang merepresentasikan delapan kabupaten/kota se-Kepri.
Malam keakraban ini dibuka dengan sambutan hangat dari Gubernur Provinsi Kepulauan Riau yang diwakili secara langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Kepri, Darson.
Hadir sebagai tuan rumah, Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, memimpin langsung penyambutan, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, para kepala perangkat daerah, Ketua KONI Kabupaten Karimun, serta seluruh jajaran ofisial dari masing-masing daerah.
Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, menyampaikan apresiasi tertinggi dan ucapan selamat datang kepada seluruh patriot olahraga muda, pelatih, dan delegasi yang telah menginjakkan kaki di Kabupaten Karimun selaku tuan rumah pelaksanaan POPDA X Kepri 2026.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karimun, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen POPDA X Provinsi Kepulauan Riau. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan sukses. Jadikan ajang ini sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta membangun semangat kebersamaan antardaerah,” ujarnya.
Lebih dalam, Rocky menekankan bahwa esensi dari POPDA melampaui batas rivalitas berburu medali di arena tanding.
Ajang dua tahunan ini sejatinya adalah fondasi makro dari sistem pembinaan olahraga daerah yang dirancang sebagai inkubator untuk mencetak bibit-bibit atlet potensial.
Dari sinilah, talenta muda Kepri ditempa agar kelak mampu berbicara banyak di kancah nasional hingga internasional.
Oleh karena itu, ia berpesan agar seluruh peserta konsisten menginternalisasi nilai-nilai sportivitas, kedisiplinan, kejujuran, dan sikap saling menghormati sepanjang kompetisi bergulir.
“Kemenangan sejati bukan hanya diukur dari perolehan medali, tetapi juga dari kemampuan menjaga sportivitas, persahabatan, dan persatuan. Semoga POPDA X menjadi langkah awal lahirnya atlet-atlet berprestasi yang akan mengharumkan nama Kepulauan Riau di masa mendatang,” tegas Wakil Bupati Karimun.
Atmosfer di area jamuan makan malam memperlihatkan lanskap yang hangat dan penuh rasa kekeluargaan. Sekat-sekat kompetisi mencair; para atlet, pelatih, dan ofisial dari delapan kabupaten/kota tampak membaur, berdiskusi, dan berbagi tawa.
Pemandangan ini merefleksikan bahwa di atas target podium, ada marwah persatuan yang menjadi tujuan utama diselenggarakannya POPDA X.
Melalui perhelatan akbar ini, Pemkab Karimun menegaskan komitmennya bahwa olahraga harus terus ditempatkan sebagai medium strategis.
Tidak hanya berfokus pada eskalasi kualitas pembinaan atlet, tetapi juga sebagai instrumen kolektif dalam mendorong lahirnya generasi muda Kepulauan Riau yang sehat, tangguh, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi di era modern. (Nov)





