KARIMUN | WARTA RAKYAT — Upaya menggagalkan peredaran narkotika melalui jalur laut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Karimun.
Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menyebut keberhasilan TNI Angkatan Laut bersama tim gabungan mengamankan 240 cartridge vape diduga mengandung narkotika sebagai langkah penting dalam melindungi generasi muda.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Karimun, Iskandarsyah menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI AL dan seluruh instansi yang terlibat dalam pemberantasan narkoba di wilayah Karimun.
“Ini merupakan sebuah prestasi dari pihak Angkatan Laut dalam membantu memberantas narkoba yang sangat berdampak bagi penyelamatan generasi muda kita,” ujar Iskandarsyah.
Menurutnya, penggagalan 240 unit tersebut bukan sekadar keberhasilan penindakan, tetapi juga menjadi bentuk nyata pencegahan terhadap ancaman narkoba yang menyasar masyarakat, khususnya generasi muda.
Bupati menyebut, berdasarkan perhitungan yang disampaikan dalam pengungkapan tersebut, barang bukti yang diamankan berpotensi mencegah penyalahgunaan terhadap sekitar 1.200 jiwa.
“Dengan penyitaan 240 unit ini, diperkirakan terdapat sekitar 1.200 jiwa yang berhasil diselamatkan,” katanya.
Iskandarsyah menegaskan, perang terhadap narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu institusi. Pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh instansi terkait harus memperkuat koordinasi dan pertukaran informasi untuk mendeteksi setiap potensi ancaman sejak dini.
“Semoga ke depan kerja sama antara Pemerintah Daerah dan instansi terkait dapat terus ditingkatkan. Kita juga harus saling memberikan informasi jika terdapat hal-hal yang berpotensi mengganggu perkembangan generasi muda,” tegasnya.
Ia menilai narkoba memiliki dampak panjang terhadap masa depan generasi penerus. Bukan hanya merusak kesehatan, penyalahgunaan narkoba juga dapat menghancurkan kualitas sumber daya manusia.
“Narkoba sangat merusak masa depan generasi penerus, merusak pola pikir, daya ingat, hingga berujung pada kematian,” ujar Iskandarsyah.
Sebelumnya, tim gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tanjung Balai Karimun bersama Satgas Cakra 26 K Pusintelal menggagalkan dugaan penyelundupan 240 cartridge vape merek “BOM” di perairan Karimun, Sabtu (5/9/2026).
Pengungkapan bermula saat tim melakukan patroli di wilayah Selat Durian. Petugas mendeteksi sebuah speedboat yang bergerak dari arah Pulau Buru menuju Batam.
Saat dikejar dan telah diberikan tembakan peringatan, speedboat tersebut tetap melaju, dan pelakunya berhasil kabur.
Petugas kemudian melihat barang dibuang dari kapal sebelum speedboat akhirnya menghilang dari pantauan. Barang yang diamankan berupa satu tote bag putih berisi empat paket. Masing-masing paket berisi 60 cartridge vape.
Hasil pengujian laboratorium terhadap tiga sampel di Mako Koarmada I menunjukkan kandungan propylene glycol 67 persen, gliserol 20 persen, dan etomidate 13 persen.
Pengungkapan tersebut kemudian dipaparkan dalam konferensi pers di Mako Lanal Tanjung Balai Karimun, Senin (7/9/2026), yang dipimpin Wakil Komandan Kodaeral IV Laksamana Pertama TNI Ketut Budiantara.
Usai konferensi pers, 240 unit barang bukti tersebut dimusnahkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan untuk mencegah peredarannya kembali.
Bagi Pemerintah Kabupaten Karimun, pengungkapan ini menjadi pengingat bahwa ancaman narkoba terus berkembang dan membutuhkan kewaspadaan bersama.
Bupati Iskandarsyah berharap sinergi lintas instansi tidak berhenti pada satu operasi, tetapi menjadi gerakan bersama untuk mempersempit ruang peredaran narkoba sekaligus memastikan generasi muda Karimun tetap terlindungi.
“Semoga upaya ini terus berlanjut agar kita dapat mengantisipasinya bersama,” pungkasnya. (Nov)






