KARIMUN | WARTA RAKYAT — PT PLN (Persero) ULP Tanjung Balai Karimun mengambil langkah strategis untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan di Kabupaten Karimun menyusul gangguan pada salah satu sistem pembangkit, yakni PLTU Unit 2.
Gangguan tersebut berdampak pada berkurangnya pasokan daya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.
Sebagai langkah antisipasi agar kondisi tersebut tidak berkembang menjadi pemadaman total, PLN Karimun mulai menerapkan manajemen beban pada Kamis (20/8/2026) malam.
Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah pengamanan sistem yang dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi daya mampu pembangkit dan kebutuhan beban di lapangan.
“PLTU Unit 2 saat ini mengalami gangguan sehingga pasokan daya berkurang. Untuk menjaga sistem tetap aman dan pasokan listrik tetap terjaga, kami melaksanakan manajemen beban secara bergilir,” ujarnya.
Menurutnya, manajemen beban tersebut bersifat sementara dan akan berlangsung hingga proses pemasangan enam unit mesin di PLTD Bukit Carok selesai. Pemasangan seluruh unit mesin tersebut diperkirakan rampung pada 24 Agustus 2026
“Ini merupakan langkah sementara sampai enam unit mesin di PLTD Bukit Carok selesai dipasang dan dapat membantu memperkuat sistem kelistrikan Karimun. Kami terus mengupayakan agar prosesnya berjalan secepat dan seaman mungkin,” katanya.
PLN menyampaikan bahwa manajemen beban untuk sementara dijadwalkan pada rentang waktu 18.00–21.00 WIB, dengan pola yang dapat bergantian sesuai kondisi sistem.
Pada Skema 1, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Jalan Jenderal A. Yani (Sei Pasir), Sungai Pasir, Jalan Batu Lipai–Wonosari, Jalan Bukit Tembak–Meral Permata Asri, Perum Dang Merdu, Pasar Bukit Tembak, Perum Devexia, Jalan Jenderal A. Yani (Meral), Kampung Baru Meral, Gang Al-Falah, Meral, Pabrik Es Citra Rasa, Pabrik Es Cong Cang Hai, dan wilayah sekitarnya.
Sementara Skema 2 mencakup Jalan Pertambangan, Jalan Sei Ayam, Perum Karimun Bestari, Jalan Lubuk Semut, Kampung Tengah, Perum Bukit Indah Karimun, Gang LDII, Jalan Sukamulya, Jalan Kampung Siderejo, Jalan Bhakti 1, Jalan Riau (Perum Mega Sedayu Indah), Jalan Darul Janah, Jalan Satria Darma, Bukit Senang, serta wilayah sekitarnya.
Ahmad Subhan Hadi menegaskan, jadwal tersebut dapat berubah sewaktu-waktu. Perubahan dilakukan menyesuaikan kemampuan daya pembangkit, perkembangan kondisi teknis di lapangan, serta kebutuhan menjaga keseimbangan sistem kelistrikan.
“Jadwal ini sangat dinamis. Kami akan menyesuaikannya dengan kondisi daya mampu pembangkit dan situasi teknis di lapangan. Prinsipnya, PLN berupaya agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan gangguan seminimal mungkin,” tegasnya.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Karimun atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pelaksanaan manajemen beban.
Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diimbau memahami bahwa langkah manajemen beban merupakan bagian dari upaya PLN menjaga stabilitas dan keamanan sistem kelistrikan, sembari mempercepat penguatan kapasitas pembangkit melalui pemasangan mesin di PLTD Bukit Carok.
Untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi kelistrikan dan jadwal manajemen beban, masyarakat dapat menghubungi Contact Center PLN 123, melalui situs resmi PLN atau aplikasi PLN Mobile. (Nov)






