KARIMUN | WARTA RAKYAT – Gemuruh sepak bola kembali terasa di Kabupaten Karimun. GP Ansor Pemda Karimun Cup I 2026 resmi bergulir setelah dibuka Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, di Stadion Badang Perkasa Karimun, Selasa (18/8/2026) sore.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Karimun, Usman, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD).
Usai seremoni pembukaan, atmosfer kompetisi langsung memanas melalui laga perdana yang mempertemukan Bos Karim Paya Manggis A kontra PPIK FC.
Turnamen ini menjadi salah satu panggung terbesar sepak bola lokal tahun ini dengan melibatkan 49 tim dari Kabupaten Karimun.
Kompetisi dijadwalkan berlangsung sekitar 30 hari, dengan pertandingan digelar setiap hari mulai pukul 14.45 WIB.
Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Karimun, Yusriadi, mengatakan turnamen tersebut berawal dari gagasan Ketua PC NU Karimun, Fery Budiaji, yang kemudian segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Bupati Karimun.
Menurut Yusriadi, dukungan pemerintah daerah menjadi energi penting bagi terselenggaranya kompetisi yang dinilai dapat menghidupkan kembali atmosfer sepak bola di Karimun.
“Gagasan ini berawal dari ide Ketua PC NU, kemudian kami langsung menyambut dan berkoordinasi dengan Bupati Karimun. Alhamdulillah, beliau menyetujui dan membantu kelancaran kegiatan ini,” ujar Yusriadi.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah ambil bagian. Menurutnya, kehadiran 49 tim menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola sekaligus menjadi modal penting untuk membangun kompetisi yang lebih konsisten.
Meski baru dilantik kurang dari tiga bulan sebagai Ketua GP Ansor Karimun, Yusriadi mengaku bangga karena gagasan tersebut mendapat respons positif dari pemerintah daerah.
“Saya sangat bersyukur karena ketika menghadap Bupati untuk mengajukan kegiatan ini, responsnya sangat positif. Turnamen sepak bola merupakan kegiatan besar yang tentu membutuhkan dukungan banyak pihak,” katanya.
Lebih dari sekadar kompetisi, Yusriadi menegaskan GP Ansor Pemda Karimun Cup I memiliki misi pembinaan.
Minimnya turnamen sepak bola dalam beberapa waktu terakhir menjadi salah satu alasan pihaknya menghadirkan kompetisi tersebut.
“Tujuan utama kami memajukan persepakbolaan Karimun. Kami ingin teman-teman terus mengembangkan sepak bola, sehingga semakin banyak pemuda memiliki ruang untuk menunjukkan bakatnya dan lahir pemain-pemain potensial,” tegasnya.
Persaingan memperebutkan gelar juara semakin menarik dengan total hadiah Rp67 juta. Juara pertama berhak membawa pulang Rp30 juta, juara kedua Rp15 juta, juara ketiga Rp7 juta dan juara keempat Rp3 juta.
Yusriadi berharap turnamen ini tidak berhenti pada edisi perdana. Ia menargetkan GP Ansor Pemda Karimun Cup dapat berlanjut pada 2027 dan berkembang menjadi agenda olahraga yang lebih besar.
“Kami berharap tahun 2027 Bupati terus memberikan dukungan agar bisa berlanjut ke Cup II dan seterusnya. Ke depan, kami juga berharap hadiah juara pertama dapat ditingkatkan menjadi Rp50 juta atau bahkan lebih,” ujarnya.
Dengan 49 tim, durasi kompetisi sekitar sebulan, serta hadiah puluhan juta rupiah, GP Ansor Pemda Karimun Cup I 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan sepak bola lokal sekaligus membuka jalan bagi lahirnya talenta-talenta baru yang dapat membawa nama Karimun ke level lebih tinggi. (Nov)






