Pemulihan Kelistrikan Pulau Karimun: Material Pengganti Dalam Perjalanan Laut, Tim Ahli PLN Pekanbaru Dikerahkan

Material kubikel lemari bagi jaringan Tegangan Menengah (TM) di PLTD Bukit Carok akan diberangkatkan ke Karimun menggunakan kapal saat di pelabuhan Dumai. (Foto: Nov)

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Insiden gangguan kelistrikan yang menyebabkan lumpuhnya aktivitas masyarakat secara menyeluruh akibat blackout di Pulau Karimun besar masih menyisakan dampak hingga Selasa, 21 Juli 2026.

Pemadaman aliran listrik secara bergiliran masih dirasakan di sebagian wilayah Tanjung Balai Karimun menyusul kerusakan parah pada sistem distribusi energi.

Bacaan Lainnya

Gangguan bermula ketika material kubikel lemari bagi jaringan Tegangan Menengah (TM) di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Bukit Carok mengalami kebakaran pada Senin sore, 20 Juli 2026, sekitar pukul 17.00 WIB.

Peristiwa ini seketika menghentikan pasokan listrik dan melumpuhkan berbagai sektor aktivitas publik di daerah tersebut.

Menanggapi situasi darurat ini, Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung Balai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, memberikan penjelasan mendalam terkait langkah-langkah taktis dan progres penanganan yang sedang dikebut oleh pihak PLN di lapangan.

“Material kubikel lemari bagi jaringan Tegangan Menengah (TM) di PLTD Bukit Carok yang terbakar pada Senin (20/7/2026) sore kemarin, informasinya sudah proses masuk kapal. Diperkirakan sampai di Tanjung Balai Karimun setelah 18 jam perjalanan laut. Totalnya ada 14 Kubikel,  dari Pelabuhan Roro Buton 9, dan dari Pelabuhan Roro Tanjungpinang 4,” ujarnya, Selasa siang, 21 Juli 2026

Lebih lanjut, Ahmad Subhan Hadi mengungkapkan bahwa PLN tidak tinggal diam menghadapi tantangan teknis ini.

Guna memastikan pemulihan berjalan optimal dan terukur, pihaknya telah mendatangkan bala bantuan tenaga ahli dari luar daerah.

“Saat ini tim untuk percepatan penormalan atau pemulihan kembali dari PLN Pekanbaru, Riau sudah hadir di Karimun,” imbuhnya.

Sejak detik-detik pertama gangguan sistem kelistrikan terjadi pada Senin sore, petugas teknik PLN langsung bergerak cepat di lapangan dengan melaksanakan penanganan darurat serta manuver jaringan untuk proses pemulihan bertahap.

PLN terus mengoptimalkan seluruh sumber daya manusia maupun infrastruktur pendukung yang tersedia guna mempercepat proses normalisasi.

Dengan hadirnya tim gabungan dari Tanjungpinang dan Pekanbaru serta segera tibanya material pengganti via jalur laut, pasokan listrik di seluruh wilayah terdampak diharapkan dapat segera kembali normal.

Pihak PLN menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan setia di Kabupaten Karimun, seraya memohon kesabaran masyarakat selama proses pemulihan infrastruktur vital ini diselesaikan secara tuntas. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses