KARIMUN | WARTA RAKYAT — Kepolisian Resor (Polres) Karimun mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karimun agar tetap tenang dan bersabar dalam menghadapi kendala teknis pemadaman aliran listrik di Tanjung Balai Karimun yang masih terjadi hingga saat ini.
Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, menyampaikan bahwa pihak PT PLN (Persero) saat ini tengah bekerja keras melakukan perbaikan serta penyesuaian infrastruktur kelistrikan di lapangan.
Langkah ini diambil agar pasokan listrik kepada masyarakat dapat segera pulih dan kembali dinikmati secara optimal.
Menanggapi keluhan publik terkait
gangguan kelistrikan akibat salah satu kubikel pembagi jaringan Tegangan Menengah (TM) di PLTD Bukit Carok
terbakar, AKBP Yunita Stevani memastikan bahwa solusi penanganan tengah berjalan cepat.
“Untuk informasi yang kami terima sejauh ini dari PLN, sekarang alat pengganti itu sudah dalam perjalanan dari Dumai, dan semoga besok kita sudah bisa menikmati dari hasil perbaikan tersebut,” ungkapnya, Selasa (21/7/2026).
Pihak kepolisian berharap proses mobilisasi peralatan dari Dumai tersebut berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga pemulihan sistem kelistrikan di Kabupaten Karimun dapat segera dirasakan oleh warga dalam waktu dekat.
Guna memastikan situasi keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta kelancaran arus lalu lintas selama masa pemadaman bergilir tetap kondusif, Polres Karimun mengerahkan personel pengamanan secara maksimal.
Penerjunan kekuatan pengamanan ini diatur secara bergiliran untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan. Sistem pengamanan berlapis ini telah dipersiapkan secara matang hingga hari Rabu mendatang.
Melalui langkah proaktif ini, Polres Karimun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, ketertiban umum, serta bersama-sama merawat situasi keamanan daerah agar tetap aman dan terkendali.
Diberitakan sebelumnya, suasana Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, dilanda kegelapan total pada Senin (20/7/2026) sore.
Gangguan sistem kelistrikan yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB menyebabkan lumpuhnya aktivitas masyarakat di berbagai sektor akibat padamnya aliran listrik secara menyeluruh atau blackout.
“Yth Seluruh pelanggan PLN ULP Tanjung Balai Karimun. Mohon maaf yang sebesar-besarnya, untuk saat ini sistem kelistrikan Karimun mengalami blackout karena di salah satu perangkat kami ada yang terbakar,” ungkap Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, sesaat setelah insiden terjadi. (Nov)






