KARIMUN | WARTA RAKYAT — Komandan Kodim (Dandim) 0317/Tanjung Balai Karimun, Letkol Inf Andit Franata, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajarannya.
Di tengah kompleksitas dinamika nasional dan global, ia menekankan agar prajurit senantiasa memegang teguh integritas serta menjauhkan diri dari segala bentuk pelanggaran, termasuk keterlibatan dalam praktik usaha ilegal.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Dandim saat memimpin apel Jam Komandan yang dilangsungkan di halaman Makodim 0317/TBK, Senin (21/7/2026).
Kegiatan pembinaan internal ini dihadiri oleh Kasdim 0317/TBK, jajaran Perwira Staf, Bintara, serta Tamtama yang menyimak pengarahan dengan seksama dalam barisan yang tertib.
Letkol Inf Andit Franata menyoroti bahwa disiplin, loyalitas, dan profesionalisme merupakan trilogi fundamental yang tidak boleh ditawar oleh seorang prajurit dalam menjalankan tugas kewilayahan.
“Disiplin adalah pondasi utama seorang prajurit. Loyalitas dan profesionalisme harus terus dijaga dalam setiap pelaksanaan tugas. Saya ingatkan, jangan sekali-kali membekingi usaha ilegal. Jaga nama satuan, jaga nama TNI, dan jaga nama keluarga,” tegas Dandim di hadapan prajuritnya.
Selain penekanan terhadap kepatuhan hukum dan etika militer, Dandim 0317/TBK turut memberikan perhatian khusus pada pemanfaatan teknologi informasi.
Di era keterbukaan informasi saat ini, ia mengimbau seluruh personel agar bertindak bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital.
Pengawasan diri dinilai krusial guna menghindari dampak negatif yang berpotensi merusak reputasi pribadi maupun institusi.
Lebih lanjut, momentum Jam Komandan ini dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas internal dan kekompakan antarrajurit.
Dandim mengajak seluruh jajaran untuk meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Karimun, demi merawat kedekatan dan kepercayaan publik yang telah terjalin selama ini.
Melalui pembinaan berkala ini, Kodim 0317/TBK membuktikan komitmen berkelanjutan dalam melahirkan prajurit yang adaptif, berintegritas tinggi, dan profesional.
Langkah preventif ini sekaligus menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap prajurit hadir sebagai pengayom masyarakat yang bersih dari segala bentuk pelanggaran hukum. (Nov)






