Bupati Karimun Minta Warga Bersabar Menanti Pemulihan PLN

Petugas pemadam kebakaran dan teknisi PLN berjibaku di lokasi kejadian setelah salah satu perangkat di sistem kelistrikan Karimun terbakar, Senin (20/7/2026). Insiden ini menyebabkan blackout total di Tanjung Balai Karimun sejak pukul 17.00 WIB. (Foto: Istimewa)

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Suasana Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, dilanda kegelapan total pada Senin (20/7/2026) sore.

Gangguan sistem kelistrikan yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB menyebabkan lumpuhnya aktivitas masyarakat di berbagai sektor akibat padamnya aliran listrik secara menyeluruh atau blackout.

Bacaan Lainnya

Insiden ini dipicu oleh adanya kerusakan teknis serius pada infrastruktur pembangkit.

Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, mengonfirmasi bahwa terdapat perangkat krusial yang mengalami kebakaran sehingga memutus suplai listrik ke seluruh wilayah.

“Yth Seluruh pelanggan PLN ULP Tanjung Balai Karimun. Mohon maaf yang sebesar-besarnya, untuk saat ini sistem kelistrikan Karimun mengalami blackout karena di salah satu perangkat kami ada yang terbakar,” ungkap Ahmad Subhan Hadi sesaat setelah insiden terjadi.

Hingga pukul 19.00 WIB, tim teknis PLN terus berupaya melakukan perbaikan di lapangan.

Berdasarkan laporan terkini, sistem kelistrikan mulai menunjukkan titik terang melalui pemulihan bertahap pada dua jalur utama:
– Jalur 5: Mencakup area Poros, Pongkar, dan Pasir Panjang.
– Jalur 2: Mencakup kawasan Baran 1, 2, dan 3, Kampung Harapan, Paya Manggis, Batu Lipai, serta wilayah di sekitarnya.

Kendati demikian, pihak PLN belum dapat memberikan estimasi waktu kepastian kapan seluruh sistem akan kembali normal sepenuhnya.

“Mohon maaf, estimasi penormalan belum bisa kami sampaikan,” kata Ahmad Subhan Hadi.

Menanggapi situasi yang mengganggu kenyamanan publik ini, Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar.

Ia memastikan bahwa pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi dan mendesak pihak PLN untuk bekerja maksimal dalam mempercepat pemulihan.

“Saya memahami betul dampak dari padamnya listrik ini terhadap masyarakat. Kami terus berkomunikasi intensif dengan pihak PLN agar penanganan dilakukan secepat mungkin,” ujar Bupati Ing Iskandarsyah saat dikonfirmasi Warta Rakyat, Senin malam.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa prioritas saat ini adalah keselamatan teknis dan percepatan perbaikan perangkat yang terdampak.

“Saya meminta masyarakat untuk tetap bersabar. Pihak PLN sedang berupaya keras di lapangan dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Kami berharap situasi ini dapat segera teratasi sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” tegas Ing Iskandarsyah.

Hingga berita ini diturunkan, warga Tanjung Balai Karimun masih menanti pemulihan listrik di wilayah-wilayah yang belum terjamah arus, sembari berharap tim teknis PLN dapat bekerja optimal dalam mengatasi kendala teknis tersebut. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses