KARIMUN | WARTA RAKYAT — Persaingan memperebutkan takhta tertinggi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2026 mencapai klimaksnya.
Hanya beberapa jam menjelang upacara penutupan yang dijadwalkan berlangsung malam ini, Rabu (8/7), Kontingen Kota Tanjungpinang dan Kota Batam terlibat aksi saling sikut yang menegangkan di puncak klasemen perolehan medali.
Berdasarkan data rekapitulasi resmi tim keabsahan panitia yang dirilis Rabu pagi pukul 08.00 WIB, sang tuan rumah, Kota Tanjungpinang, masih kokoh berada di pucuk pimpinan.
Mereka berhasil mengamankan total 68 medali dengan rincian 22 medali emas, 22 perak, dan 24 perunggu.
Kendati memimpin dari segi jumlah emas, posisi Tanjungpinang sama sekali belum aman dari kejaran juara bertahan. Kota Batam menempel ketat di peringkat kedua dengan koleksi 18 emas, 24 perak, dan 27 perunggu.
Menariknya, secara akumulasi total keseluruhan medali, Batam unggul tipis dengan 69 medali.
Drama perebutan gelar juara umum dipastikan akan terus berlanjut hingga menit-menit terakhir menjelang penutupan.
Pasalnya, masih terdapat beberapa nomor krusial dari tiga cabang olahraga (cabor) unggulan yang akan merampungkan pertandingan pada siang hingga sore ini, di antaranya adalah cabor renang, tenis, dan bola voli.
Dengan margin yang hanya berjarak 4 medali emas, segala kemungkinan masih dapat terjadi di lapangan. Batam memiliki peluang besar untuk membalikkan keadaan jika mampu mendominasi lintasan renang dan memenangi partai final bola voli.
Sebaliknya, Tanjungpinang hanya membutuhkan beberapa kemenangan konsisten di cabor sisa ini untuk mengunci status sebagai raja olahraga pelajar di tanah sendiri.
Sementara itu, di papan tengah klasemen, Kabupaten Bintan tampil impresif dan nyaman di peringkat ketiga dengan torehan 12 emas, 10 perak, dan 14 perunggu.
Posisi berikutnya diikuti secara berurutan oleh Kabupaten Lingga (8 emas), Kabupaten Karimun (6 emas), dan Kabupaten Natuna (4 emas). Sedangkan Kabupaten Kepulauan Anambas harus puas berada di posisi juru kunci dengan koleksi 2 medali perunggu.
Selain persaingan ketat di cabor resmi, kemeriahan POPDA X Kepri tahun ini juga diwarnai oleh partai eksibisi yang tidak kalah prestisius.
Pada nomor Bola Basket Putra Eksibisi, dominasi Kota Batam terbukti masih sulit dibendung setelah mereka sukses menggondol medali emas.
Peringkat kedua (perak) diamankan oleh skuad Kabupaten Karimun, disusul Kota Tanjungpinang yang harus puas dengan raihan medali perunggu.
Seluruh rangkaian peluh dan perjuangan para atlet muda dari 7 kabupaten/kota se-Kepulauan Riau ini akan ditutup secara resmi nanti malam.
Siapakah yang pada akhirnya akan mencatatkan sejarah baru dan memboyong trofi Juara Umum POPDA X Kepri 2026?. Hasil akhir di arena renang, lapangan tenis, dan voli sore ini yang akan menjadi jawabannya. (Nov)





