KARIMUN | WARTA RAKYAT – Bertindak sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kabupaten Karimun mengusung misi besar tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga sukses dalam menembus papan atas prestasi olahraga regional.
Berkaca pada pelaksanaan POPDA sebelumnya di mana Kontingen Karimun harus puas berada di peringkat kelima.
Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menegaskan tekadnya untuk membawa daerahnya naik kelas ke posisi yang lebih terhormat pada edisi tahun ini.
Target realistis namun progresif pun dipasang untuk memotivasi seluruh elemen yang terlibat.
“Dengan pengalaman pada kompetisi lalu di mana kita berada di peringkat kelima, tahun ini sebagai tuan rumah, kita harus berani memasang target yang lebih tinggi. Paling tidak kita harus mampu menembus peringkat tiga besar, atau bahkan optimis meraih posisi runner-up,” ujar Bupati Iskandarsyah.
Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers persiapan Karimun sebagai tuan rumah POPDA X Provinsi Kepri, di Rumah Dinas Bupati Karimun, Sabtu (27/6). Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Rocky M Bawole, Sekda Karimun Djunaidy dan Kadispora Usman.
Demi mewujudkan target besar tersebut, Kabupaten Karimun tidak main-main dalam mempersiapkan para atlet pelajarnya. Strategi pembinaan intensif telah digulirkan melalui dua tahapan Training Center (TC) atau pemusatan latihan terstruktur untuk menyaring potensi terbaik.
Lapis pertama diawali dengan TC mandiri yang dikelola langsung secara kreatif oleh masing-masing cabang olahraga (Cabor). Langkah ini kemudian diperkuat oleh tahapan kedua, yaitu TC terpusat yang diakomodasi langsung oleh kepanitiaan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Karimun.
Program ini berlanjut hingga fase pemusatan atlet final sebelum mereka diterjunkan langsung ke arena pertandingan.
Bupati Iskandarsyah, menyadari bahwa ketujuh kabupaten/kota yang mengirimkan kontingennya ke POPDA X datang dengan ambisi dan harapan yang sama tingginya untuk meraih prestasi tertinggi.
Oleh karena itu, kesiapan fisik, mental, dan taktis menjadi kunci pembeda yang terus digodok oleh jajaran pelatih dan ofisial.
“Optimisme Karimun dalam menembus jajaran elit tiga besar didukung oleh rekam jejak impresif beberapa cabang olahraga yang selama ini menjadi lumbung prestasi dan kekuatan utama daerah, yakni sepak bola, voli, tenis lapangan, basket, pencak silat, renang, dan atletik,” tuturnya.
Bupati Iskandarsyah memberikan pesan mendalam yang berkelas kepada seluruh tim official dan arsitek strategi di balik layar.
“Kepada seluruh pelatih, asisten, dan juga ofisial, mari kita tanamkan dan tiupkan semangat juang yang tak padam ke dalam dada para atlet kita. Ini adalah momentum pembuktian harga diri daerah. Mari kita bersama-sama memperjuangkan nama baik dan kehormatan Kabupaten Karimun di ajang POPDA X ini,” pungkas Ing Iskandarsyah. (Nov)





