KARIMUN | WARTA RAKYAT — Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menegaskan bahwa membangun iklim investasi yang sehat bukan sekadar agenda pembangunan daerah, melainkan bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Karimun saat menegaskan komitmen pemerintah daerah menjaga kepastian hukum, stabilitas investasi, dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karimun, Rabu (12/8/2026).
Menurut Iskandarsyah, keberhasilan menghadirkan investasi berkualitas akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat melalui terbukanya peluang kerja dan meningkatnya aktivitas ekonomi daerah.
“Membangun investasi Karimun adalah tugas saya dalam melaksanakan program Asta Cita Presiden Prabowo. Membuka lapangan kerja merupakan Asta Cita ke-3, sedangkan pemberantasan kemiskinan adalah Asta Cita ke-6. Itu menjadi kewajiban kami sebagai pemerintah daerah,” tegasnya.
Bupati menilai investasi tidak boleh dipandang semata sebagai kepentingan dunia usaha, tetapi sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Setiap proyek investasi yang masuk diyakini mampu menciptakan efek berganda, mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal hingga tumbuhnya sektor usaha pendukung.
Karena itu, ia mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar tidak membangun opini maupun menyebarkan informasi yang tidak didasarkan pada data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kalau kita merusak atau mengganggu investasi tanpa dasar yang benar, sama saja kita merusak pelaksanaan program Presiden kita sendiri. Kritik tentu kami terima, tetapi harus disampaikan dengan data, fakta, dan informasi yang akurat,” ujarnya.
Iskandarsyah juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah mendapat arahan langsung dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengenai pentingnya membangun kemitraan dengan sektor swasta sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia industri, dan masyarakat merupakan fondasi utama bagi daerah yang ingin tumbuh secara berkelanjutan.
“Kami mendapat arahan dari Bapak Menteri Dalam Negeri bahwa pemerintah daerah akan maju apabila mampu mendorong dan menggandeng sektor industri swasta di daerahnya. Itu yang sedang kami bangun di Karimun,” katanya.
Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Karimun akan terus menjaga keseimbangan antara masuknya investasi, kepastian hukum, perlindungan masyarakat, serta pengawasan terhadap seluruh aktivitas usaha agar berjalan sesuai regulasi.
Ia berharap Karimun tetap menjadi kawasan yang aman, terbuka, dan dipercaya investor, sehingga cita-cita menjadikan daerah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau dapat terwujud.
“Tujuan akhirnya sederhana, yakni lebih banyak lapangan kerja, berkurangnya kemiskinan, dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat Karimun. Itulah amanah yang harus kami jalankan,” pungkas Iskandarsyah. (Nov)






