TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PW ISMI) Kepulauan Riau periode 2026–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Jumat (25/9) malam.
Pelantikan tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat peran ISMI sebagai wadah para sarjana Melayu dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni turut hadir mewakili Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.
Kepengurusan PW ISMI Kepri periode 2026–2030 ditetapkan melalui Surat Keputusan Pengurus Besar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia Nomor 40/KPTS/IX/2026 tertanggal 22 September 2026.
Ketua Umum Pengurus Besar ISMI Nizhamul, S.E., M.M., bergelar Seri Kesuma Setia Negeri melantik Basyauruddin Idris, S.H., sebagai Ketua Pengurus Wilayah ISMI Kepulauan Riau periode 2026–2030.
Kepengurusan tersebut diperkuat sejumlah tokoh daerah, akademisi, serta pimpinan perguruan tinggi di Kepulauan Riau yang ditempatkan dalam struktur Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Pakar dan Dewan Adat.
Dewan Pembina terdiri dari Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, Ketua DPRD Kepri, Sekretaris Daerah Kepri, serta para pimpinan perguruan tinggi di wilayah Kepulauan Riau.
Sementara Dewan Penasehat diisi sejumlah tokoh daerah, di antaranya H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos., M.Si., Dr. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si., Datuk Raja Al Hafiz, H. Huzrin Hood, S.H., M.H., M.Pd., serta Irjen Pol. (Purn.) Drs. H. Yan Fitri, M.H.
Nama lainnya yang masuk dalam Dewan Penasehat yakni H. Iman Sutiawan, S.E., Ir. Sudirman Almun, Dr. Tengku Sayid Arif Fadhillah, S.Sos., M.Si., Rizki Faisal, S.E., S.H., M.M., Rodial Huda, serta Luki Zaiman Prawira, S.STP., M.Si.
Pada jajaran Dewan Pakar, kepengurusan melibatkan sejumlah akademisi dan profesional, yakni Hendri Kurniadi, S.STP., M.Si., Dr. Aris Fariandi, S.Sos., M.Si., Dr. Suryadi, S.P., S.H., M.H., Dr. Hos Arie Rhamadhan, S.H., M.H., Dr. Endri Sanopaka, S.Sos., M.P.M., Dr. Ade Angga, S.I.P., M.M., Dr. Zulhendri, M.Si., H. Safarilis, S.Ag., M.Si., Eva Amalia, S.H., M.Si., Nensi Lapotulo, M.Par., Endri Joko Satrio, S.T., M.M., serta Heri Andrianto, S.E., M.M.
Sementara Dewan Adat diisi tokoh-tokoh yang memiliki perhatian terhadap nilai, sejarah dan kebudayaan Melayu, yakni Prof. Dr. Abdul Malik, M.Pd., Dr. Raja Suzana Fitri, M.Pd., Dr. Paridah, S.Pd., M.Pd., Drs. Zamzami A. Karim, M.A., Ph.D., Dr. Rumzi Samin, S.Sos., M.Si. dan Dr. Muzahar, S.Pi., M.Si.
Sekdaprov Kepri Misni mengatakan, keberadaan ISMI di Kepulauan Riau diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial organisasi.
Menurutnya, ISMI harus mampu hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang nyata, terukur dan memberikan dampak.
“Keberadaan ISMI Provinsi Kepri harus menjadi wadah yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat melalui program yang nyata, terukur dan berdampak,” kata Misni.
Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi antara organisasi, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi dan masyarakat.
Menurut Misni, sinergi lintas sektor tersebut menjadi kunci agar program pemberdayaan yang dijalankan ISMI dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Ia berharap kepengurusan periode 2026–2030 mampu menjalankan amanah organisasi sekaligus mengambil bagian dalam mendukung pembangunan Provinsi Kepulauan Riau.
“Jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan teruslah berkontribusi positif untuk kemajuan Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.
Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Misni turut menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PW ISMI Kepri periode 2026–2030 yang telah dilantik dan dikukuhkan. (Ky)






