KARIMUN | WARTA RAKYAT – Bupati Karimun, Iskandarayah, meresmikan penggunaan Rumah Duka Widya Sagara yang terletak di Kampung Padi, Kecamatan Meral, Sabtu (6/6/2026).
Kehadiran fasilitas ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan dan fasilitas sosial keagamaan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang suku maupun agama.
Bupati Karimun, Iskandarayah, menyebutkan atas nama pemerintah daerah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas selesainya pembangunan rumah duka tersebut.
Ia menekankan, bahwa pemerintah harus selalu hadir untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat.
”Kami tentunya sebagai pemerintah daerah inginnya juga memberikan fasilitas kepada masyarakat, apalagi yang berhubungan dengan keagamaan dan sosial. Hari ini kami bangga untuk meresmikan Rumah Duka Widya Sagara ini. Pemerintah hadir untuk semua, kita layani semua,” ujar Bupati Iskandarsyah.
Bupati Karimun juga memberikan apresiasi khusus kepada tokoh masyarakat Tionghoa seperti Akam, Chun Heng, dan Ahong yang dinilai luar biasa dalam mendorong serta mengoordinasikan percepatan pembangunan rumah duka tersebut.
Menariknya, Rumah Duka Widya Sagara ini ditegaskan bersifat umum dan dapat digunakan oleh masyarakat luas yang membutuhkan.
Sementara itu, Akam, selaku tokoh masyarakat Meral, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah.
Menurutnya, pembangunan ini merupakan realisasi dari usulan masyarakat yang sudah diajukan sejak beberapa tahun lalu.
”Saya berdiri di tengah-tengah masyarakat, terutama kami dari Meral, sangat mengapresiasi pemerintah yang sekarang, yang telah membantu merealisasikan bangunan ini di tahun 2025. Memang kami sudah usulkan dari tahun kemarin, mungkin 2023, tapi kan akhirnya terealisasi di eranya Bupati Pak Iskandarsyah,” katanya.
Ia berharap, ke depannya perhatian pemerintah terhadap kegiatan keagamaan, baik bagi warga Tionghoa maupun masyarakat umum di Kecamatan Meral dapat terus berlanjut dan didukung penuh demi kenyamanan bersama.
Apresiasi serupa juga datang dari pihak Yayasan Santhi Dewa Widya Sagara, Ahong. Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Meral dan Kampung Bukit atas toleransi yang luar biasa selama proses pembangunan berlangsung.
”Semoga ke depan rumah duka ini berfungsi untuk seluruh masyarakat Kabupaten Karimun, tidak ada kecuali, semua suku,” tutur Ahong.
Terkait fasilitas, Ahong, menjelaskan bahwa bangunan baru ini memiliki peningkatan kualitas yang signifikan dibandingkan sebelumnya, terutama dari segi keamanan dan kenyamanan bagi keluarga yang sedang berduka.
”Kalau dulu juga seperti ini, tapi tidak se-safety sekarang. Sekarang kita ada rumah-rumahnya untuk keluarga yang menunggu dilengkapi AC dan ada kuncinya. Jadi lebih aman, lebih safety, dan lebih nyaman,” pungkasnya.






