KARIMUN | WARTA RAKYAT — Semangat menjaga kesehatan jantung akan menggema dari kawasan Coastal Area Karimun.
Pemerintah Kabupaten Karimun bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Kepulauan Riau (KEPRI) dan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kabupaten Karimun siap menggelar Peringatan Hari Jantung Sedunia 2026, Minggu (20/9/2026).
Mengusung semangat hidup sehat, aktif dan produktif, peringatan tersebut tidak diarahkan sekadar menjadi agenda seremonial.
Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus ajakan terbuka kepada masyarakat untuk menjadikan kesehatan jantung sebagai bagian penting dari gaya hidup sehari-hari.
Penasehat Yayasan Jantung Indonesia Wilayah Kabupaten Karimun, Ny. Hj. Siti Rojiah Iskandarsyah, menegaskan bahwa membangun kesadaran hidup sehat harus dimulai dari lingkungan paling dekat, terutama keluarga.
Menurutnya, keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Pola makan yang baik, aktivitas fisik, serta kepedulian terhadap kondisi kesehatan harus menjadi bagian dari keseharian masyarakat.
“Kesehatan adalah harta yang paling berharga, dan jantung yang sehat menjadi kunci utama kehidupan yang aktif serta bahagia. Saya mengundang seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Karimun, mulai dari para orang tua, pemuda, hingga anak-anak, untuk hadir dan menyemarakkan Peringatan Hari Jantung Sedunia ini,” ujar Hj. Siti Rojiah Iskandarsyah, Jumat, 18 September 2026.
Peringatan Hari Jantung Sedunia 2026 akan dipusatkan pada Minggu, 20 September 2026, dengan kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WIB.
Peserta akan berkumpul di Halaman Rumah Dinas Bupati Karimun, kemudian bergerak menuju lokasi utama kegiatan di Panggung Putri Kemuning, Coastal Area Karimun.
Sejumlah kegiatan telah disiapkan untuk memberikan pengalaman yang edukatif sekaligus menarik bagi masyarakat.
Mulai dari Fun Walk, Senam Jantung Sehat, Health Talk Show, Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) hingga sosialisasi gerakan MENARI (Meraba Nadi Sendiri) sebagai salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini gangguan kesehatan jantung.
Konsep kegiatan yang memadukan olahraga, edukasi dan interaksi publik tersebut diharapkan mampu menjadikan pesan kesehatan jantung lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
Bukan hanya berbicara mengenai penyakit, masyarakat juga diajak memahami pentingnya pencegahan dan mengenali kondisi tubuh sejak dini.
Hj. Siti Rojiah Iskandarsyah kembali mengajak masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai gerakan bersama untuk membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat.
“Mari ajak keluarga, tetangga, dan kerabat tercinta untuk bergerak bersama. Kita jadikan Karimun sebagai daerah yang sehat, aktif, dan harmonis. Jaga jantungmu, sayangi hidupmu,” tuturnya, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karimun tersebut.
Selain rangkaian edukasi dan aktivitas olahraga, panitia juga menyiapkan beragam doorprize bagi masyarakat yang hadir.
Peringatan Hari Jantung Sedunia 2026 di Karimun diharapkan tidak berhenti pada satu hari kegiatan.
Lebih jauh, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan jantung merupakan investasi jangka panjang dimulai dari langkah sederhana, bergerak lebih aktif, dan membangun kesadaran hidup sehat bersama keluarga. (Nov)






