Jaga Jarak, Selamatkan Nyawa! PLN Karimun Ingatkan Bahaya Aktivitas di Dekat Jaringan Listrik

Jaga Jarak, Selamatkan Nyawa! PLN Karimun Ingatkan Bahaya Aktivitas di Dekat Jaringan Listrik. (FOTO: Ist/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Keselamatan ketenagalistrikan bukan sekadar imbauan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama.

Berbagai aktivitas sehari-hari yang terlihat sederhana dapat berubah menjadi ancaman serius apabila dilakukan terlalu dekat dengan instalasi jaringan listrik.

Bacaan Lainnya

Manager PT PLN (Persero) ULP Tanjung Balai Karimun, Suheri, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bahaya listrik yang berada di lingkungan sekitar.

Menurutnya, sejumlah aktivitas seperti bermain layang-layang, mendirikan bangunan, memangkas pohon, memasang antena atau parabola hingga memarkir kendaraan berat harus memperhatikan jarak aman dari instalasi ketenagalistrikan.

“Minimal tiga meter jarak aman dari instalasi ketenagalistrikan. Keselamatan dimulai dari kesadaran,” tegas Suheri, Jumat, 18 September 2026.

Ia mengimbau masyarakat tidak menganggap remeh keberadaan jaringan listrik, terutama jaringan yang berada di sekitar permukiman, fasilitas umum maupun area aktivitas masyarakat.

Pohon dan tanaman yang tumbuh mendekati jaringan listrik, misalnya, harus segera ditangani agar tidak menyentuh atau mengganggu jaringan.

Begitu pula pemasangan antena, parabola maupun papan reklame wajib memperhitungkan keberadaan instalasi listrik.

PLN juga mengingatkan masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik.

Benang layangan yang tersangkut pada jaringan berpotensi menimbulkan gangguan sekaligus membahayakan keselamatan.

Ancaman serupa juga dapat muncul dari kendaraan berukuran besar. Truk maupun trailer diminta tidak melakukan aktivitas atau parkir terlalu dekat dengan instalasi listrik.

Dalam aktivitas pembangunan, masyarakat juga diminta memastikan pekerjaan mendirikan maupun memperbaiki bangunan tidak berada pada posisi yang membahayakan jaringan listrik.

Selain itu, kebiasaan membakar sampah di bawah atau di sekitar jaringan listrik juga harus dihindari.

Api dan asap dapat menjadi faktor yang mengganggu keamanan instalasi ketenagalistrikan.

Tak hanya keselamatan di luar rumah, PLN turut mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi instalasi listrik di dalam hunian.

Pemeriksaan instalasi rumah secara berkala, termasuk setiap lima tahun, penting dilakukan guna memastikan kondisi instalasi tetap aman.

Masyarakat juga diminta menghindari penggunaan terminal listrik secara bertumpuk serta tidak beraktivitas di sekitar panel PLN yang telah dilengkapi tanda bahaya.

“Jangan abaikan tanda bahaya dan jangan melakukan aktivitas di dekat instalasi panel PLN. Keselamatan harus menjadi perhatian utama,” ujar Suheri.

PLN berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan ketenagalistrikan terus meningkat.

“Menjaga jarak aman dari jaringan listrik bukan hanya tentang melindungi fasilitas kelistrikan, tetapi juga mencegah risiko kecelakaan yang dapat mengancam jiwa, dan jangan mengambil tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tutup Suheri. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses